Champions League: UEFA Beri Sanksi untuk Benfica Usai Insiden Rasis terhadap Real Madrid
UEFA telah menghadirkan serangkaian sanksi kepada Benfica setelah insiden rasis yang terjadi dalam laga Liga Champions melawan Real Madrid. Dalam pernyataan resminya, badan pengatur tersebut merinci denda yang dikenakan kepada klub asal Lisbon ini.
Para pendukung Benfica dihukum dengan denda sebesar €40,000 akibat perilaku rasis yang ditujukan kepada Vinícius Júnior. Selain itu, Benfica juga dikenakan denda tambahan sebesar €25,000 untuk aksi melempar objek ke lapangan, dan €8,000 untuk penggunaan laser pointer. Total denda yang harus dibayar Benfica sebesar €73,000 untuk pertandingan yang berlangsung di Estádio da Luz tersebut.
Sanksi Penutupan Sebagian Stadion
UEFA juga memerintahkan penutupan 500 kursi di sektor 10 dan 11 stadion Lisbon untuk pertandingan Eropa berikutnya. Namun, sanksi ini disertai dengan masa percobaan selama satu tahun, artinya penutupan hanya akan diberlakukan jika terjadi pelanggaran serupa dalam periode tersebut.
Tanggapan Cepat yang Dipuji
Menanggapi serius insiden tersebut, Benfica mengambil langkah cepat. Klub ini telah mengidentifikasi sejumlah pendukung yang terlibat dalam tindakan rasis dan memulai prosedur disiplin internal, termasuk penangguhan beberapa tiket musim.
UEFA menggambarkan respons ini sebagai “proaktif”, yang berkontribusi pada pengurangan beratnya hukuman, termasuk konversi penutupan stadion menjadi tindakan yang ditangguhkan.
Dari sisi olahraga, sanksi ini datang pada momen yang sulit bagi Benfica. Klub ini kalah 1-0 di kandang dan kemudian 2-1 di Spanyol, sehingga tersingkir dari Liga Champions dengan agregat 3-1 melawan Real Madrid.
(LC/GN)
sumber : foot-africa.com
Leave a comment