Persiapan Tim Spanyol Menjelang Euro 2024
Cuaca cerah di Las Rozas, markas besar Federasi Sepak Bola Spanyol, menjelang pertandingan persahabatan melawan Serbia pada Jumat lalu. Sesi latihan tim Spanyol baru saja selesai. Beberapa pemain seperti Martin Zubimendi, Pedri, dan kiper David Raya terlihat bersantai di atas lapangan, sementara pemain lain seperti Yeremy Pino dari Crystal Palace dan debutan tim nasional Victor Munoz dari Osasuna fokus pada latihan tembakan.
Kemampuan Penuh Dukungan Pelatih
Suasana di kamp juara Eropa 2024 ini terbilang hangat, banyak berkat pelatih Luis de la Fuente yang sangat memperhatikan hubungan antar pemain dan pentingnya chemistry di ruang ganti. Marc Cucurella, bek kiri Chelsea, berperan penting dalam menciptakan keharmonisan tersebut.
“Bergabung dengan tim nasional terasa seperti angin segar bagi semua orang,” ujar Cucurella dalam wawancara eksklusif sebelum kemenangan 3-0 atas Serbia di Villarreal. “Terkadang, pertandingan bukanlah hal yang paling penting — kita hanya ingin menghabiskan waktu bersama. Hubungan yang kuat membuat waktu berlalu begitu cepat.”
Refleksi dari Form Tim Chelsea
Bagi Cucurella, ada kebutuhan untuk mereset dengan tim Spanyol setelah form buruk Chelsea. Tim yang dilatih Liam Rosenior itu hanya memenangkan empat dari 12 pertandingan terakhir, dengan enam kekalahan, termasuk kekalahan dengan selisih tiga gol melawan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions.
“Terkadang, jika Anda sedang dalam performa baik, jeda internasional bisa menghentikan momentum,” kata Cucurella. “Tapi jeda kali ini bisa bermanfaat bagi kami di tingkat klub.”
Kekalahan Melawan PSG
Kekalahan telak dari PSG dengan agregat 8-2 menjadi momen yang sangat menyakitkan bagi tim Chelsea.
“Kami kurang pengalaman,” kata Cucurella. “Bagi banyak pemain, ini adalah kali pertama menghadapi pertandingan seperti itu, dan kami membayar harganya.”
Cucurella yang telah bergabung dengan Chelsea selama empat musim, melihat banyak ketidakpastian di klub saat ini, terutama setelah kekalahan di Liga Champions dan pernyataan Enzo Fernandez yang meragukan masa depannya di Chelsea. Namun, ia lebih memilih fokus pada apa yang terjadi dalam pertandingan melawan PSG.
Fokus pada Proyek Jangka Panjang
“Hasil seperti itu selalu sulit diterima,” tambah Cucurella. “Kami berlatih keras setiap hari, hanya untuk menyadari bahwa saat pertandingan penting, kami masih sedikit jauh dari level atas.”
Cucurella menyadari bahwa Chelsea sedang dalam proses untuk membangun tim muda, namun ia pula mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam menghadapi situasi di lapangan.
Kami memiliki fondasi yang baik, tapi untuk bersaing meraih trofi besar seperti Premier League atau Liga Champions, kami membutuhkan lebih banyak pengalaman,” pungkas Cucurella.
Drama Manajerial di Chelsea
Drama kepelatihan musim ini di Chelsea juga menjadi perhatian. Enzo Maresca, yang membawa tim menjuarai Piala Dunia Klub, dipecat enam bulan kemudian, digantikan oleh Rosenior. Cucurella membela Maresca dan menjelaskan dampaknya terhadap tim.
“Kami tahu apa yang diinginkan Maresca dari kami. Ketika seorang pelatih memberi kepercayaan, Anda akan berjuang mati-matian untuknya,” ucap Cucurella.
Pada saat yang sama, ia mengakui tantangan yang dihadapi tim saat ini untuk tetap fokus dan bersatu, seperti melakukan huddle pra-pertandingan yang menjadi terkenal.
Momen Berharga di Tim Nasional
Kemunculan Cucurella di tim Spanyol juga menarik. Ia datang sebagai pengganti akibat cedera yang dialami bek kiri lainnya. Dalam waktu singkat, ia berhasil menjadi salah satu starter dan bintang dalam kampanye yang sukses di Jerman, menjelang Piala Dunia mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari tim ini. Melihat perjalanan saya dari hanya seorang prospek hingga menjadi bagian penting tim membuat saya merasa bangga,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang peluang Spanyol di Piala Dunia, Cucurella cukup optimis.
“Ya, saya pikir kami memiliki hak untuk diperhatikan. Tim penuh harapan menuju Piala Dunia sekarang,” tutupnya.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment