Preview Premier League: Manchester City Berburu Kemenangan Kandang, Chelsea dalam Transisi Pelatih
Manchester City akan berupaya meraih kemenangan kandang kesembilan berturut-turut di Premier League saat mereka menjamu Chelsea pada Senin dini hari (00:30 WIB). Laga ini menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea yang akan memainkan pertandingan pertama mereka setelah kepergian pelatih kepala Enzo Maresca. garisfinish.com mengulas beberapa tema utama sebelum pertandingan penting ini.
Performa City dan Rekor Apik Lawan Chelsea
Pelatih kepala Manchester City, Pep Guardiola, mengakui para pemainnya “sedikit lesu” setelah kehilangan poin dalam hasil imbang 0-0 di Sunderland. Hasil tersebut membuat mereka semakin tertinggal dari pemuncak klasemen, Arsenal.
Meski begitu, Guardiola merasa timnya menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan di Wearside, dan statistik mendukung pandangannya. The Citizens mencatatkan 53 sentuhan di kotak penalti lawan, jumlah tertinggi yang dicapai oleh tim Premier League musim ini dalam pertandingan di mana mereka gagal mencetak gol. Angka expected goals (xG) City mencapai 2,25, total terbesar mereka dalam pertandingan papan atas di mana mereka tidak menemukan jaring sejak Maret 2022.
Juara Premier League delapan kali ini akan berusaha kembali ke jalur kemenangan melawan Chelsea, tim yang memiliki rekor sangat baik baru-baru ini. Tim asuhan Guardiola tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan liga dan piala melawan The Blues sejak kalah di final Liga Champions 2021, dengan meraih sembilan kemenangan dalam pertemuan tersebut.
Rekor terkini Manchester City melawan Chelsea
Gejolak di Stamford Bridge: Pasca-Pemecatan Maresca
Chelsea berpisah dengan pelatih kepala Enzo Maresca pada Kamis lalu, hanya enam bulan setelah ia memimpin klub meraih kemenangan di Fifa Club World Cup dan hanya tiga minggu setelah ia dinobatkan sebagai Premier League Manager of the Month untuk bulan November.
Meski hasil-hasil terkini sedikit menurun, dengan hanya satu kemenangan dari tujuh pertandingan liga terakhir, keputusan ini tampaknya didorong terutama oleh ketidakharmonisan di balik layar dengan jajaran petinggi klub.
Pertandingan terakhir Maresca adalah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth pada Selasa lalu, di mana starting XI-nya memiliki usia rata-rata 23 tahun dan 157 hari, yang termuda yang pernah diturunkan oleh tim Premier League musim ini.
Model rekrutmen Chelsea berarti Maresca sebagian besar mengandalkan pemain-pemain yang belum berpengalaman, meskipun sangat berbakat dan seringkali didatangkan dengan biaya yang signifikan. Terlepas dari kendala tersebut, ia berhasil mengamankan gelar juara dunia, kualifikasi Liga Champions, dan kemenangan di final Conference League, menetapkan standar tinggi untuk penggantinya.
Siapa pun yang menggantikan Maresca akan menjadi manajer permanen kelima Chelsea sejak pengambilalihan klub oleh Todd Boehly dan Clearlake Capital pada tahun 2022. Periode ini ditandai oleh pergantian manajer yang hampir tak henti-hentinya, sama seperti pergantian pemain di Cobham.
Liam Rosenior, yang saat ini bertanggung jawab atas klub saudara Strasbourg, telah muncul sebagai kandidat awal. Ia secara tidak adil dipecat oleh Hull City pada Mei 2024, tetapi berhasil memimpin tim Prancis tersebut lolos kualifikasi Eropa musim lalu.
Manajer Chelsea sejak klub berganti kepemilikan pada 2022
Jadwal dan Siaran Langsung
Pertandingan seru antara Manchester City dan Chelsea ini akan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Senin, 6 Januari 2025
- Kick-off: 00:30 WIB
- Stadion: Etihad Stadium
- Siaran Langsung: Vidio (langganan), SCTV atau Moji TV (tergantung penugasan siaran)
Laga ini akan menjadi ujian penting bagi kedua tim. Manchester City berambisi untuk terus menekan di puncak klasemen dan mempertahankan rekor kandang sempurna mereka, sementara Chelsea akan berusaha menunjukkan adaptasi cepat dan stabilitas di bawah kepemimpinan yang baru, apapun hasilnya di pertandingan ini akan berdampak besar pada momentum mereka di sisa musim.
(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment