Dybala Bersinar, Roma Jaga Asa Liga Champions Usai Taklukkan Torino
Paulo Dybala menjadi bintang lapangan saat AS Roma meraih kemenangan 2-0 atas Torino pada Minggu (4/2) malam waktu setempat. Tampil gemilang dengan satu gol dan satu assist, performa Dybala membawa Giallorossi menjaga asa mereka untuk finis di zona Liga Champions.
Jalannya Pertandingan dan Peran Vital Dybala
Bermain di kandang lawan, Stadion Olimpico Grande Torino, Roma tampil percaya diri. Kebuntuan pecah pada menit ke-37 ketika Paulo Dybala, yang berusia 30 tahun, menunjukkan visi bermainnya dengan memberikan assist matang kepada kapten tim, Lorenzo Pellegrini. Pellegrini sukses menuntaskan peluang tersebut dengan penyelesaian jarak dekat yang apik, membawa Roma unggul 1-0 hingga turun minum.
Keunggulan Roma semakin kokoh di babak kedua. Pada menit ke-72, Dybala kembali menjadi sorotan. Kali ini, giliran Rasmus Kristensen yang mengirimkan umpan silang akurat, dan Dybala dengan brilian mengonversinya menjadi gol kedua bagi Roma. Gol ini menjadi gol pertamanya dalam hampir tiga bulan terakhir, sekaligus memastikan kemenangan ketiga beruntun bagi tim asuhan Daniele De Rossi di Serie A.
Kemenangan ini membawa AS Roma mengoleksi 41 poin, menempati posisi kelima klasemen sementara. Hasil ini sangat krusial dalam persaingan menuju Liga Champions, kompetisi elite Eropa yang terakhir kali mereka ikuti pada musim 2018/2019.
Konteks Musim dan Ambisi Eropa
Musim ini menjadi kampanye yang cukup menantang bagi Dybala, yang kerap diganggu masalah cedera. Namun, penampilannya melawan Torino membuktikan kualitasnya dan pentingnya perannya bagi tim. Kemenangan ini juga terasa manis bagi Roma, yang seolah membalas dendam setelah sebelumnya disingkirkan oleh rival sekota, Lazio, di ajang Coppa Italia.
Roma memang telah memiliki sejarah bagus di kompetisi Eropa dalam beberapa tahun terakhir, dengan memenangkan Conference League dan mencapai final Europa League. Namun, target utama saat ini adalah kembali bersaing di panggung Liga Champions. Klub ibu kota Italia ini masih tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen Inter Milan, terpaut sekitar 14 poin, dan sadar bahwa perebutan Scudetto pertama sejak tahun 2001 masih terasa berat, mengingat kekalahan-kekalahan dari tim-tim papan atas seperti AC Milan dan Napoli.
Kemenangan atas Torino ini menjadi suntikan motivasi penting bagi AS Roma untuk terus berjuang dalam perebutan tiket Liga Champions di sisa musim ini.
(LC/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com
Leave a comment