Final Supercopa Spanyol: Momen Penentuan Xabi Alonso di Real Madrid
Xabi Alonso berhasil menstabilkan performa Real Madrid dalam beberapa minggu terakhir setelah periode yang kurang menyenangkan. Namun, final Supercopa Spanyol El Clasico melawan Barcelona pada hari Minggu ini menjadi momen krusial yang bisa menentukan masa depan pelatih asal Spanyol tersebut.
Momen Krusial Xabi Alonso
Setelah nyaris dipecat akibat rentetan hasil buruk, Alonso merespons dengan memimpin Madrid meraih lima kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan kelima atas Atletico Madrid di semifinal pada Kamis lalu. Mengalahkan juara bertahan Supercopa, Barcelona, yang tahun lalu menghancurkan Madrid 5-2 di final juga di Jeddah, Arab Saudi, akan menjadi trofi pertama bagi Alonso di kursi kepelatihan.
Kemenangan kedua berturut-turut melawan Barcelona akan memberikan Alonso waktu dan ruang bernapas. Sebaliknya, jika takluk dari pasukan Hansi Flick, hal itu bisa memberikan Presiden Real, Florentino Perez, alasan lebih lanjut untuk menggusur pelatih yang ia rekrut pada bulan Juni lalu namun sepertinya tidak pernah sepenuhnya yakin.
Media Spanyol melaporkan bahwa Perez hampir memecat Alonso jika tim kalah melawan Manchester City di Liga Champions pada 10 Desember, yang memang terjadi. Namun, peningkatan performa tim kemudian memberi sang pelatih kesempatan kedua.
Mengangkat trofi Supercopa juga berdampak positif bagi Barcelona asuhan Flick musim lalu, yang kemudian menggairahkan tim mereka untuk meraih gelar La Liga dan Copa del Rey. Dalam tiga musim sebelumnya, pemenang Supercopa juga berhasil memenangkan liga domestik Spanyol.
"Dua hal yang jelas – karena ini adalah turnamen yang sedang kami perebutkan (sekarang), ini adalah yang paling penting," kata Alonso. "Jika Anda bertanya tentang urutan prioritas dalam satu musim, ini adalah yang keempat."
Kembalinya Mbappe dan Dilema Lini Depan
Alonso mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya superstar Prancis, Kylian Mbappe, setelah ia absen dalam kemenangan 2-1 atas Atletico dan kemenangan telak 5-1 atas Real Betis di La Liga karena cedera lutut.
Sang pelatih menyatakan Mbappe memiliki peluang yang sama besar untuk menjadi starter melawan Barcelona seperti pemain lainnya dan yakin sang penyerang telah pulih, meskipun awalnya ia diperkirakan akan absen seminggu lagi. Dengan 29 gol dalam 24 penampilan di semua kompetisi, Mbappe adalah top skorer Real Madrid musim ini dan penampil paling menonjol mereka. Penyerang tersebut telah mencetak enam gol melawan Barcelona dalam lima pertandingan sejak bergabung dengan Real Madrid.
Namun, kembalinya Mbappe bisa membuat hidup Alonso lebih rumit karena tim sepertinya tidak berfungsi paling optimal saat Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham tampil bersama.
Satu pemain yang menjadi esensial bagi Alonso dalam beberapa minggu terakhir adalah winger asal Brasil, Rodrygo Goes. Setelah periode tanpa gol dalam 32 pertandingan, winger kanan ini kembali menemukan ketajamannya dengan tiga gol dan tiga assist dalam lima pertandingan terakhirnya.
Di sisi sayap berlawanan, Vinicius sedang berjuang mencari performa terbaiknya. Sejak menempati posisi kedua dalam peringkat Ballon d’Or 2024, performanya menurun jauh dari level terbaiknya. Vinicius belum mencetak gol dalam 16 penampilan terakhirnya untuk Real Madrid, dan Alonso harus memutuskan apakah akan menurunkannya melawan Barca.
Panasnya El Clasico di Final
Tim Catalan mengalahkan Madrid empat kali dalam empat pertemuan musim lalu, namun skuad asuhan Alonso berhasil mengalahkan rival mereka 2-1 pada bulan Oktober di La Liga.
"Kami harus menang, kami kalah dua final melawan mereka tahun lalu," desak kiper Madrid, Thibaut Courtois. "Mereka juga harus menang, setelah kalah di Clasico La Liga, mereka pasti ingin membalas dendam."
Pertandingan final Supercopa Spanyol antara Real Madrid dan Barcelona akan berlangsung pada Senin, 15 Januari 2024, pukul 00.00 WIB. Laga El Clasico ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran televisi RCTI dan layanan streaming Vision+. Pertarungan sengit ini akan menjadi penentu penting bagi kedua tim, baik dalam perburuan trofi pertama musim ini maupun untuk menjaga momentum di sisa kompetisi.
(LC/GN)
sumber : guardian.ng
Leave a comment