Ikast Handball Tersingkir dari Liga Champions
Ikast Handball harus mengakui keunggulan Gloria Bistrita setelah kalah 37-28 dalam pertandingan leg kedua fase 1/8 Liga Champions yang berlangsung di Romania. Sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan tipis 35-34 di leg pertama.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, kedua tim menunjukkan permainan yang seimbang. Ikast dan Gloria Bistrita saling beradu strategi, dan hanya satu gol memisahkan keduanya pada jeda, dengan skor 16-15 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Ikast sempat mengambil alih kendali pertandingan ketika Julie Scaglione mencetak gol dan membawa timnya unggul 23-21, sekitar lima belas menit sebelum laga berakhir. Namun, momentum itu tidak bertahan lama.
Gloria Bistrita mampu meningkat performanya sementara Ikast kehilangan fokus. Tim tuan rumah tampil lebih tajam di momen krusial, sementara Ikast mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan di akhir pertandingan.
Statistik Pemain
Performa mengesankan ditunjukkan oleh pemain belakang asal Spanyol, Danila So Delgado, yang mencetak 14 gol dalam pertandingan ini. Dalam leg pertama, ia juga menjadi bintang dengan total 11 gol. So Delgado mencatatkan dua kali lipat jumlah gol dibandingkan pencetak gol terbanyak kedua, Jamina Roberts, yang mencetak tujuh gol untuk Ikast.
Taktik dari pelatih Ikast, Claus Mogensen, belum berhasil meredam ancaman yang ditimbulkan So Delgado. Situasi semakin sulit ketika timnya tertinggal 24-28, dan timeout yang dipanggil Mogensen mungkin sudah terlambat untuk membalikkan keadaan. Di sisi lain, meskipun kalah, Julia Scaglione mencatatkan momen baik dengan kembali dari cedera ACL dan mencapai lebih dari 100 gol di turnamen ini.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Gloria Bistrita akan melanjutkan perjuangan mereka di perempat final melawan Brest Bretagne Handball pada 18-19 April (tandang) dan 25-26 April (kandang).
Dampak dan Harapan Ke Depan
Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Ikast Handball. Meski tersingkir dari Liga Champions, pencapaian mereka tetap patut diacungi jempol, terutama dengan kembalinya pemain seperti Scaglione. Hari-hari ke depan tentu menjadi tantangan untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam kompetisi mendatang.
(LC/GN)
sumber : www.flashscore.co.za
Leave a comment