Penyiaran Final Liga Champions dan Dampak Streaming Ilegal
Lebih dari 3,5 juta orang di Inggris diperkirakan menyaksikan final Liga Champions melalui streaming ilegal setelah pertandingan tidak ditayangkan secara gratis. Sebuah studi oleh Gaming Compliance International mencatat 16,2 juta tampilan streaming ilegal terkait dengan 3,7 juta alamat IP unik, yang menunjukkan bahwa setidaknya sebanyak itu orang menyaksikan secara tidak sah.
Hasil Pertandingan
Paris Saint-Germain (PSG) bermain imbang 1-1 melawan Arsenal, kemudian menang 4-3 lewat adu penalti untuk meraih gelar kedua dalam kompetisi ini.
Statistik Pemirsa
Studi tersebut menghitung streaming yang berlangsung lebih dari 90 detik dan mengindikasikan bahwa jumlah penonton yang tepat sulit ditentukan. Hal ini disebabkan banyaknya orang yang kemungkinan menonton dari layar yang sama, serta peralihan tautan yang sering diakibatkan oleh masalah teknis yang meningkatkan total jumlah tampilan.
Penyiaran Pertandingan
Ini adalah final Liga Champions pertama sejak 1992 yang tidak ditayangkan secara gratis di Inggris. Hanya pelanggan TNT Sports dan HBO Max yang dapat menyaksikan pertandingan ini, dengan broadcaster tersebut meraih 25,6% dari total audiens nasional.
Respons Terhadap Keputusan Penyiaran
Keputusan ini menuai pro kontra. Perdana Menteri Keir Starmer berargumen bahwa rakyat pekerja seharusnya tidak perlu khawatir membayar langganan untuk menyaksikan pertandingan sebesar ini, tetapi TNT Sports menolak permintaan tersebut. Angka pemirsa meningkat dari sekitar 4,5 juta pada final tahun lalu antara PSG dan Inter Milan, yang dimenangkan dengan skor 5-0, menjadi sedikit lebih dari 7 juta kali ini. Lonjakan ini terkait dengan keberadaan klub Inggris di final.
Dampak terhadap Kompetisi
Keberhasilan PSG membawa dampak positif bagi tim, serta menjadi sorotan bagi banyak penggemar sepak bola di Inggris. Meskipun penyiaran secara gratis telah hilang, acara ini tetap menjadi momen penting dalam dunia sepak bola yang dinantikan setiap tahun.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment