Hasil Buruk Klub Inggris di Liga Champions
Minggu yang buruk bagi klub-klub Inggris di ajang Liga Champions. Newcastle United dan Arsenal hanya mampu bermain imbang, sementara Manchester City, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur semuanya mengalami kekalahan.
Jalannya Pertandingan
Newcastle sempat unggul 1-0 saat menjamu Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, sebelum kebobolan lewat penalti yang dieksekusi Lamine Yamal di menit-menit akhir, sehingga kedudukan imbang 1-1 menjelang leg kedua di Camp Nou.
Ini merupakan kali pertama Newcastle berkompetisi di fase knockout Liga Champions, sedangkan lima klub Inggris lainnya sebelumnya telah meraih gelar atau mencapai final.
Namun, hasil buruk terus berlanjut bagi klub-klub Inggris di kompetisi elit Eropa ini. Liverpool kalah 0-1 dari Galatasaray, Tottenham Hotspur dipermalukan 2-5 oleh Atletico Madrid, Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen lewat penalti di menit terakhir. Sementara itu, Manchester City kalah 0-3 dari Real Madrid dan Chelsea terkalahkan 2-5 oleh Paris Saint-Germain.
Kesempatan Melanjutkan Kompetisi
Hasil ini membuat Liverpool dan Arsenal berada dalam posisi sulit untuk melanjutkan ke babak perempat final, sementara Manchester City, Chelsea, dan Tottenham tampaknya sudah harus bersiap-siap untuk keluar dari kompetisi kecuali terjadi kebangkitan signifikan di laga kandang mereka.
Ambisi Newcastle untuk Membuat Sejarah
Newcastle kini berusaha membalikkan keadaan setelah kehilangan poin di leg pertama. Dari delapan pertandingan away terakhir di Liga Champions, mereka hanya meraih dua kemenangan, yaitu melawan Qarabag dan Union Saint-Gilloise.
Dampak Finansial bagi Newcastle
Keberhasilan Newcastle mencapai babak 16 besar Liga Champions memberikan bonus sebesar £9,55 juta di musim ini. Diperkirakan, mereka telah mengantongi total sekitar £55,99 juta dari perjalanan mereka di kompetisi ini. Newcastle mendapatkan £16 juta hanya untuk lolos ke Liga Champions, dan hasil kemenangan atas Union Saint-Gilloise, Benfica, Athletic Club, dan PSV Eindhoven menambah £7,2 juta. Selain itu, dua hasil imbang melawan Bayer Leverkusen dan PSG mengumpulkan tambahan £1,2 juta.
Kinerja Koefisien Newcastle
Kampanye sebelumnya di Liga Champions yang mencatat kemenangan melawan PSG dan hasil imbang lainnya memberi Newcastle 8,000 poin koefisien. Musim ini, mereka mendapatkan 6,000 poin untuk memasuki fase grup, ditambah tambahan poin dari hasil menang dan imbang mereka.
Setelah hasil imbang melawan Barcelona, total koefisien Newcastle menjadi 29,750. Namun, jumlah ini masih di bawah klub-klub lain seperti Qarabag yang memiliki 42,750 meski Newcastle berhasil mengeliminasi mereka. Meski kinerja ini tidak cukup untuk meningkatkan posisi mereka dalam undian Liga Champions, hal ini berpotensi meningkatkan koefisien Inggris di ranah Eropa.
Koefisien Klub Inggris Terbaru
Berikut adalah peringkat klub-klub Inggris berdasarkan koefisien mereka setelah hasil pekan ini:
- 1. Manchester City – 125.500
- 2. Tottenham Hotspur – 80.000
- 3. Manchester United – 76.500
- 4. West Ham United – 69.000
- 5. Newcastle United – 29.750
- 6. Brighton & Hove Albion – 16.000
- 7. Nottingham Forest – 13.000
- 8. Leicester City – 13.000
- 9. Crystal Palace – 8.875
- 10. Klub lainnya – 0.000
Meskipun tidak ada klub Inggris yang meraih kemenangan di Liga Champions minggu ini, Premier League masih berpeluang mendapatkan tambahan tempat untuk Liga Champions bagi posisi kelima di musim yang akan datang.
(LC/GN)
sumber : www.shieldsgazette.com
Leave a comment