Paul Merson Khawatir dengan Peluang Arsenal di Liga Champions
Paul Merson mengekspresikan kekhawatirannya terhadap peluang Arsenal di Liga Champions setelah mereka mengalami kekalahan “cukup mengkhawatirkan” dari Manchester City di final Carabao Cup.
Arsenal berharap meraih trofi utama pertama mereka sejak 2020 di Wembley pada hari Minggu, namun harus menerima kenyataan setelah kalah 2-0 dari rival gelar Liga Premier, Man City.
Jalannya Pertandingan
Setelah babak pertama yang cenderung seimbang, Manchester City mendominasi babak kedua dengan dua gol dari Nico O’Reilly, yang memastikan kemenangan relatif nyaman bagi mereka.
Merson berpendapat bahwa tim asuhan Pep Guardiola memberikan “pelajaran sepakbola” kepada Arsenal di Wembley dan memperingatkan bahwa kekalahan ini bisa berdampak negatif terhadap mental pemain Gunners.
Meskipun Arsenal gagal meraih trofi di awal musim ini, mereka tetap memiliki ambisi untuk meraih treble yang mengesankan setelah jeda internasional.
Performa Arsenal di Liga
Mikel Arteta dan timnya saat ini unggul sembilan poin di puncak klasemen Liga Premier dan bersiap menghadapi perempat final Liga Champions melawan Sporting, serta perempat final FA Cup melawan Southampton.
Merson tetap percaya bahwa Arsenal akan meraih gelar Liga Premier, namun ia merasa trofi lainnya mungkin sulit diperoleh musim ini.
Persaingan di Liga Champions
Arsenal berada di jalur yang berbeda di undian Liga Champions dibandingkan dengan pesaing top seperti PSG, Bayern Munich dan Real Madrid, tetapi mereka berpotensi menghadapi Barcelona di semi-final. Merson berpendapat bahwa ini bisa menjadi pertandingan yang tidak seimbang.
“Man City menunjukkan performa terbaiknya di babak kedua final Carabao Cup dan memberikan Arsenal pelajaran yang sangat berharga,” ungkapnya.
“Untuk 25 menit di babak kedua, tidak ada pemain Arsenal yang mau menguasai bola. Mereka hanya mengumpan kembali kepada City. Hasilnya, mereka dihancurkan.”
Reaksi Pemain
Setelah kekalahan tersebut, Merson merasa ini akan sangat mempengaruhi kepercayaan diri pemain Arsenal. “Ini adalah kekalahan yang menyakitkan karena setelah pertandingan, semua orang pasti merasa hancur,” tambahnya.
“Saya optimis Arsenal bisa bersaing dengan tim lain di sisa liga, tetapi melihat performa mereka di babak kedua, saya tidak melihat mereka menang trofi lain selain gelar Liga Premier.”
Arsenal akan kembali bertanding setelah jeda internasional dengan menghadapi Southampton di perempat final FA Cup. Kemudian, mereka akan memulai laga di perempat final Liga Champions melawan Sporting, sebelum melanjutkan perjuangan mereka di Liga Premier melawan Bournemouth.
Poin penting yang diambil adalah untuk meningkatkan performa tim agar bisa tetap bersaing di semua kompetisi. Ke depan, fokus Arsenal adalah memperbaiki kondisi mental dan permainan mereka sebelum pertandingan penting yang akan datang.
(LC/GN)
sumber : metro.co.uk
Leave a comment