Jay-Jay Okocha: Mohamed Salah Belum Sah Jadi Legenda Afrika Tanpa Trofi AFCON
Bintang Liverpool, Mohamed Salah, memang sudah mengukir namanya dalam sejarah Premier League sebagai salah satu pemain terbaik. Namun, di benua asalnya, Afrika, perdebatan mengenai warisannya masih terus bergulir. Mantan gelandang legendaris Nigeria, Jay-Jay Okocha, menegaskan bahwa Salah harus menjuarai Piala Afrika (AFCON) bersama Mesir untuk mendapatkan status legenda sejati di benua tersebut.
Meski telah meraih dua gelar Premier League dan Liga Champions bersama Liverpool, trofi AFCON terus menjauh dari genggaman Salah. Ia telah dua kali gagal di final bersama timnas Mesir, yang kerap diunggulkan sebagai salah satu favorit juara. Kekosongan trofi ini, menurut ikon sepak bola Nigeria, Okocha, adalah penghalang antara Salah dan reputasinya sebagai salah satu elite Afrika.
Pandangan Para Legenda Afrika
Okocha menyampaikan pandangannya saat menjadi komentator di liputan Channel 4 ketika Mesir berhasil melaju ke semifinal AFCON.
“Di Afrika, Anda bisa memenangkan trofi apa pun bersama klub Anda, tetapi jika Anda tidak memenangkan apa pun untuk negara Anda, mereka tidak menganggap Anda sebagai legenda,” kata Okocha.
Pernyataan tersebut turut didukung oleh mantan gelandang Chelsea, Mikel John Obi.
“Pemain ini (Salah) akan berusaha keras untuk mendapatkan trofi turnamen ini karena ia belum pernah memenangkannya,” tambah Mikel John Obi. Anda bisa berbicara tentang Premier League dan Liga Champions, tetapi ia harus memenangkan AFCON.
Performa Gemilang di AFCON
Salah menunjukkan performa apik bersama Mesir di turnamen musim dingin ini. Ia tampil dalam empat dari lima pertandingan tim, mencetak gol di setiap penampilannya, dan menambahkan assist pertamanya dalam kemenangan 3-2 atas juara bertahan Pantai Gading.
“Ini adalah kemenangan sempurna, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, kami berjuang untuk negara kami,” ujar Salah setelah kemenangan Mesir atas Pantai Gading. “Semoga kami bisa melewati pertandingan berikutnya juga, ini melawan lawan yang tangguh, tetapi kami akan memberikan yang terbaik. Kami berjuang sangat keras, Anda bisa melihat para pemain, tidak ada yang menahan diri. Kami hanya terus maju.”
Dampak Bagi Liverpool
Keberhasilan Mesir melaju ke babak selanjutnya berarti kembalinya Salah ke Liverpool akan tertunda. Ia harus mempersiapkan diri untuk pertandingan semifinal melawan Senegal yang akan berlangsung Rabu. Dengan demikian, The Reds akan tetap tanpa Salah untuk pertandingan Sabtu melawan Burnley. Pertandingan Liga Champions tengah pekan melawan Marseille menjadi kemungkinan jadwal paling awal bagi Salah untuk kembali memperkuat Liverpool.
Final AFCON dijadwalkan pada tanggal 18 Januari. Jika Mesir berhasil melangkah sejauh itu, Salah kemungkinan baru akan kembali ke Liverpool setelah pertandingan tandang melawan Bournemouth pada akhir pekan berikutnya.
(LC/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment