Home Sepakbola Champions League Momen Besar yang Hilang Menyebabkan Newcastle Terpuruk di Liga Champions
Champions League

Momen Besar yang Hilang Menyebabkan Newcastle Terpuruk di Liga Champions

Share
Momen Besar yang Hilang Menyebabkan Newcastle Terpuruk di Liga Champions
Share

Newcastle United Kalah 2-7 dari Barcelona di Leg Kedua Liga Champions

Jalannya Pertandingan

Newcastle United mengalami kekalahan telak 7-2 saat bertandang ke Camp Nou untuk leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Barcelona. Meskipun kalah, mantan penyerang Blackburn Rovers dan Celtic, Chris Sutton, berpendapat bahwa Newcastle sebenarnya bisa menghindari hasil buruk tersebut jika mendapatkan penalti saat Joao Cancelo menjatuhkan Anthony Elanga di kotak penalti.

Sutton yang menjadi komentator pertandingan di BBC Radio 5Live mencatat betapa menariknya pertandingan di babak pertama. Elanga berhasil menyamakan kedudukan dua kali setelah Newcastle tertinggal akibat gol dari Raphinha dan Marc Bernal, sementara ia berhasil memanfaatkan garis pertahanan tinggi Barcelona dengan baik.

Pada saat Newcastle memegang kendali permainan di babak pertama, Elanga berhasil melewati Cancelo namun wasit Francois Letexier tidak memberikan penalti, keputusan yang sangat disesalkan oleh Sutton.

Analisis Pertandingan

Sutton menilai, dengan melihat skor agregat, banyak yang akan menyimpulkan Newcastle dipermalukan. Namun, penguasaan permainan yang ditunjukkan Newcastle di babak pertama menunjukkan sebaliknya. “Newcastle pummelled Barcelona dalam satu babak,” ujar Sutton. “Pelatih Eddie Howe mengambil pendekatan yang berani dengan menekan tinggi dan melakukan marking ketat,” jelasnya.

“Babak pertama sangat menghibur; Barcelona mencetak gol sementara Newcastle terus terlihat berbahaya melalui trio depan mereka, terutama Elanga dan Barnes,” tambah Sutton. Namun, Sutton merasa keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti bagi Newcastle bisa menjadi titik perubahan.

“Seandainya Newcastle mendapatkan penalti tersebut dan mencetak gol menjadi 3-2, suasana di Nou Camp pasti akan sangat berbeda.” Namun, momentum Newcastle harus sirna ketika Kieran Trippier menerima penalti karena menjatuhkan Raphinha sebelum akhir babak pertama, memungkinkan Lamine Yamal untuk mencetak gol dan membuat Barcelona unggul 3-2.

Baca juga:  Gara-gara Fans, UEFA Tutup Sebagian Tribun Marseille.

Di babak kedua, Newcastle kehilangan arah setelah gol-gol cepat dari Robert Lewandowski dan Fermin Lopez dalam waktu 16 menit, diikuti oleh gol kedua Raphinha yang memastikan kemenangan telak untuk Barcelona.

Reaksi Pemain dan Dampak

Sutton menilai akhir pertandingan sangat menyedihkan mengingat Newcastle tampil kompetitif di babak pertama. “Setelah gol penalti, saya merasa Newcastle akan kehabisan tenaga, dan Barcelona mengambil alih permainan di awal babak kedua,” katanya. “Hasil ini menyedihkan untuk tim yang menunjukkan performa baik di babak pertama,” tambahnya.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Newcastle, yang sebelum pertandingan telah memperlihatkan kebangkitan di kompetisi Eropa. Mereka harus segera bangkit untuk fokus kembali pada kompetisi domestik dan menjaga performa tim ke depannya.

(LC/GN)
sumber : www.chroniclelive.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PSG menang atas Toulouse, kokoh di puncak Ligue 1!

PSG meraih kemenangan gemilang atas Toulouse, memperkuat posisinya di puncak Ligue 1....

Jurgen Klopp Dipastikan Kembali, Prediksi ‘Mustahil’ dari Juara Liga Champions Reds

Jurgen Klopp dipastikan kembali memimpin Liverpool, menantang prediksi mustahil untuk meraih gelar...

Rakitić: Ini alasan jelas dominasi Real Madrid di Eropa.

Rakitić mengungkapkan bahwa dominasi Real Madrid di Eropa terletak pada mentalitas juara...

Arsenal tak boleh anggap remeh Southampton di FA Cup!

Arsenal harus waspada menghadapi Southampton di FA Cup, sebab tim tamu berpotensi...