Napoli di Ambang Eliminasi Liga Champions, Dihantam Badai Cedera Jelang Laga Krusial Kontra Chelsea
MILAN – Napoli berada di ujung tanduk di Liga Champions. Klub Italia yang sedang diterpa banyak masalah ini akan menghadapi Chelsea pada hari Rabu dengan badai cedera parah serta performa yang goyah dalam mempertahankan gelar Serie A.
Berada persis di zona eliminasi dengan hanya delapan poin dari tujuh pertandingan setelah hasil imbang 1-1 yang mengecewakan di markas FC Copenhagen pekan lalu, Napoli wajib mengalahkan Chelsea untuk mengamankan satu tempat di babak play-off bulan depan.
Ini bukan tugas yang mudah. Chelsea, yang merupakan mantan klub Antonio Conte, juga membutuhkan kemenangan untuk tetap berada di delapan besar dan meraih kualifikasi langsung ke babak 16 besar.
Konteks Serie A dan Badai Cedera yang Mencekik
Napoli sendiri memasuki pertandingan Liga Champions ini setelah menelan kekalahan telak 3-0 dari Juventus. Hasil tersebut membuat juara bertahan Liga Italia itu kini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Serie A saat ini, Inter Milan.
Kekalahan pada hari Minggu itu menjadi pukulan berat bagi Napoli dan ikon Juve, Antonio Conte. Meski demikian, Conte justru memuji para pemainnya yang telah berjuang keras menghadapi banyaknya cedera. “Kami bahkan memenangkan Piala Super Italia dalam keadaan darurat, dan keadaan darurat itu kini semakin parah,” ujar Conte.
“Anak-anak membutuhkan dukungan besar dari para penggemar. Kami sedang melewati masa sulit dan saya berharap para penggemar berada di belakang tim,” tambahnya.
Tantangan Conte dan Asa dari Lukaku
Upaya Conte untuk menjadi pelatih Napoli pertama yang memenangkan gelar Serie A berturut-turut terhambat oleh masalah fisik dalam skuadnya sejak awal musim. Ini dimulai dengan Romelu Lukaku yang menderita cedera hamstring di pramusim, yang membuatnya absen hingga menit ke-79 pada kekalahan hari Minggu lalu. Kini, kembalinya Lukaku menjadi satu-satunya kabar baik bagi Conte, memberinya kesempatan untuk kembali menunjukkan ketajamannya, termasuk menghadapi mantan klubnya, Chelsea, di mana ia pernah gagal total empat tahun lalu.
Lukaku masuk menggantikan Antonio Vergara, lulusan akademi yang bermain mengisi posisi Matteo Politano, pemain internasional Italia. Sementara itu, pemain baru Giovane membuat debutnya sebagai pemain pengganti, dan Conte kemudian mengatakan ia bahkan belum sempat melihatnya berlatih.
Daftar Cedera yang Memanjang
Selain itu, Conte juga kehilangan kiper jangkung Vanja Milinkovic-Savic karena cedera hamstring. Winger David Neres terbang ke London untuk menjalani operasi pergelangan kaki pada hari Senin, yang kemungkinan akan membuatnya absen hingga April.
Kevin de Bruyne telah absen sejak Oktober dan tidak akan kembali hingga musim semi setelah operasi pada hamstring kanannya. Gelandang kunci lainnya, Andre-Frank Anguissa, seharusnya sudah kembali dari cedera hamstring, namun kini justru menderita masalah punggung.
Pertarungan Keras di Tengah Keterbatasan
“Kami tahu bahwa kami sedang berlayar di perairan terbuka dengan gelombang yang sangat tinggi, namun kami tidak akan turun dari kapal,” tambah Conte. “Kami masih di sini, menjadi lebih kuat oleh fakta bahwa kami ingin terus berjuang sekuat tenaga bahkan dengan situasi absurd yang kami alami.”
“Mari kita perjelas, mereka mempertaruhkan kesehatan fisik mereka. Mereka bermain setiap tiga hari, tidak berlatih, dan para pemain yang sama harus bermain sepak bola intensitas tinggi karena kami tidak memiliki kesempatan untuk melakukan rotasi,” pungkas Conte, menegaskan perjuangan keras timnya.
Dengan kondisi ini, pertandingan Liga Champions melawan Chelsea pada hari Rabu mendatang menjadi pertaruhan besar bagi Napoli, tidak hanya untuk menjaga asa di kompetisi Eropa tetapi juga untuk menemukan kembali momentum positif di tengah musim yang penuh tantangan.
(LC/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment