Arsenal Raih Keunggulan 3-2 Atas Chelsea di Leg Pertama Semifinal League Cup, Selangkah Menuju Wembley
LONDON – Arsenal semakin dekat dengan impian tampil di Wembley setelah meraih kemenangan penting 3-2 atas Chelsea pada leg pertama semifinal League Cup. Kemenangan ini sekaligus menodai debut Liam Rosenior sebagai manajer di kandang Chelsea, Stamford Bridge.
Jalannya Pertandingan: Drama Lima Gol
Arsenal berhasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui Ben White dan menggandakan keunggulan lewat Viktor Gyokeres. Namun, Chelsea memberikan perlawanan sengit, terutama di babak kedua, yang menghasilkan drama lima gol.
Gol pembuka Arsenal tercipta di menit ketujuh, menunjukkan kekuatan mereka dalam situasi set-piece. Tendangan sudut akurat dari Declan Rice berhasil disambut Ben White yang tak terkawal, setelah Robert Sanchez salah antisipasi saat mencoba menangkap bola. Ini menjadi gol ke-24 Arsenal dari set-piece musim ini, terbanyak di lima liga top Eropa.
Keunggulan Arsenal berlipat ganda berkat “hadiah” dari Sanchez. Kiper Chelsea tersebut gagal mengamankan umpan silang sederhana, membuat Viktor Gyokeres dengan mudah melakukan tap-in.
Meskipun tertinggal, Chelsea tidak menyerah. Pergantian pemain membawa dampak positif saat Alejandro Garnacho, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil mencetak gol di menit ke-57, memperkecil ketertinggalan bagi tuan rumah.
Namun, keunggulan dua gol Arsenal kembali dipulihkan melalui Martin Zubimendi yang menuntaskan peluang dengan tenang di menit ke-71, hasil dari penyelesaian klinis.
Pada menit ke-83, Garnacho kembali menjadi penyelamat dengan mencetak gol keduanya dari situasi sepak pojok, menjaga harapan Chelsea tetap hidup menjelang leg kedua.
Statistik dan Reaksi
Arsenal kini menjadi favorit kuat untuk melaju ke final, mengingat leg kedua akan dimainkan di markas mereka, Emirates Stadium, pada 3 Februari mendatang.
Skuad The Gunners sedang dalam performa positif, tercatat tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Manajer Mikel Arteta mengungkapkan bahwa kekalahan di semifinal musim lalu dari Newcastle menjadi motivasi penting bagi timnya.
“Kami juga kalah di semifinal Liga Champions 2025, League Cup 2022, dan Liga Europa 2021,” ujar Arteta, menyoroti serangkaian kegagalan mereka di fase-fase akhir kompetisi.
Di sisi lain, Chelsea yang ditangani Liam Rosenior harus bermain tanpa beberapa pemain kunci, termasuk Cole Palmer, yang absen dalam pertandingan ini. Meskipun kalah, Rosenior patut bangga dengan semangat juang timnya yang mampu bangkit di babak kedua.
Peluang Menuju Wembley
Dengan keunggulan agregat 3-2, Arsenal memiliki keuntungan signifikan untuk leg kedua di kandang. Mereka hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih lebih dari satu gol untuk memastikan tiket ke final. Sementara itu, Chelsea harus berjuang ekstra keras di Emirates Stadium untuk membalikkan keadaan dan menjaga asa mereka meraih trofi League Cup musim ini.
(LC/GN)
sumber : thesun.my
Leave a comment