Pertandingan Perdana Igor Tudor Diwarnai Kekalahan
Igor Tudor enggan merespons spekulasi mengenai masa depannya di Tottenham Hotspur setelah memulai kariernya dengan dua kekalahan. Klub asal London itu berharap musim ini dapat lebih sukses setelah menunjuk Thomas Frank, tetapi kini terjebak dalam perjuangan untuk menghindari relegasi.
Pemecatan Frank tidak memperbaiki keadaan, dengan Tudor yang menjabat sebagai pelatih sementara mengalami kekalahan di kedua laga yang dilakoninya, terakhir melawan Crystal Palace pada hari Kamis di Premier League.
Usai kekalahan 3-1 dari Palace, Tudor menolak membahas posisinya, menyatakan, “Saya tidak mau menjawab pertanyaan itu.”
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Tottenham akan menghadapi Liverpool di Premier League pada 15 Maret mendatang. Namun sebelum itu, mereka akan berhadapan dengan Atletico Madrid dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada hari Selasa, yang akan disiarkan di Vidio pukul 03.00 WIB.
Kinerja Belum Memuaskan
Walau jumlah pertandingan yang dijalani Tudor masih sedikit, hasil yang diraih tidak membanggakan. Tim yang diasuhnya terlihat rentan, baik saat melawan Arsenal maupun Crystal Palace. Salah satu masalah yang mencolok adalah sulitnya para pemain untuk tetap tenang, terpancar saat Micky van de Ven menerima kartu merah pada laga melawan Palace.
Klub sebelumnya sudah menghadapi masalah disiplin sebelum kedatangan Tudor, terutama dari bek Cristian Romero. Ketidaktenangan ini bisa menjadi bumerang yang berisiko terhadap status mereka di Premier League.
Ambisi Liga Champions Terancam
Tottenham kini berada di posisi 16 dengan raihan 29 poin, hanya satu angka di atas Nottingham Forest di posisi 17 dan West Ham United di posisi 18. Dengan sisa sembilan pertandingan di Premier League, Spurs harus serius mengatasi ancaman degradasi dan tidak boleh menyia-nyiakan setiap laga yang ada.
Sementara itu, kondisi skuad kian memprihatinkan dengan banyaknya cedera. Memaksa tim bermain melawan Atletico Madrid di tengah situasi seperti ini bisa sangat berisiko, sehingga ada argumen kuat bagi Tudor untuk melakukan rotasi pemain secara signifikan di kedua leg pertandingan itu.
(LC/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment