Masalah Keuangan Aston Villa di Pasar Transfer
Aston Villa, yang berhasil mencapai perempat final Europa League, masih kesulitan bersaing di pasar transfer akibat kondisi keuangan yang tidak mendukung. Dua tahun lalu, mereka terpaksa menjual Douglas Luiz ke Juventus seharga £42,5 juta untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub. Musim panas lalu, pemain muda hasil didikan akademi mereka, Jacob Ramsey, juga dijual ke Newcastle dengan harga £40 juta.
Peluang Kembali ke Liga Champions
Kembalinya Aston Villa ke Liga Champions diharapkan dapat mengatasi banyak masalah keuangan yang dihadapi klub dan memberikan peluang untuk memperkuat skuad melalui transfer pemain.
Sikap Terhadap Aturan Keuangan
Pihak klub menganggap bahwa penerapan aturan keuangan dari Premier League dan UEFA tidak adil. Mereka sepakat adanya regulasi, tetapi merasa bahwa aturan yang ada tidak berjalan seiring dengan baik.
Perubahan di Liga Inggris
Klub-klub di Liga Inggris telah memutuskan untuk menggunakan sistem yang disebut squad cost ratio (SCR) musim depan. Dengan sistem ini, tim diizinkan menggunakan 85% dari pendapatan mereka untuk biaya pemain, meskipun ada sejumlah faktor yang memungkinkan klub untuk menghabiskan hingga 115%.
Sementara itu, batas pengeluaran menurut UEFA adalah 70%, aturan yang harus dipatuhi oleh semua klub di Liga Champions, Europa League, dan Conference League.
Pentingnya Liga Champions
Ahli sepak bola Eropa, Julien Laurens, menyatakan, “Mereka sangat membutuhkan sepak bola Liga Champions musim depan. Uang tersebut penting untuk menyeimbangkan keuangan klub. Tanpa itu, mereka terpaksa menjual pemain.”
“Saat ini, mereka tidak bisa memprioritaskan satu kompetisi di atas yang lain. Penting bagi mereka untuk berjuang di kedua ajang, baik dengan memenangkan Europa League atau menyelesaikan di lima besar Liga Premier, agar salah satunya membuahkan hasil. Jika mereka gagal, musim panas mendatang bisa sangat sulit bagi klub.”
Dampak Terhadap Aston Villa
Kondisi keuangan Aston Villa menjadi sangat krusial menjelang akhir musim ini. Tanpa kesuksesan yang diraih di kompetisi Eropa atau Liga Premier, kemungkinan mereka untuk memperkuat tim di bursa transfer mendatang akan sangat terbatas, berdampak pada performa klub di musim depan.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment