Permintaan Tiket Piala Dunia Membludak, Suporter Protes Harga Selangit
Antusiasme penggemar sepak bola menyambut gelaran Piala Dunia berikutnya terlihat jelas dari tingginya permintaan tiket pertandingan. FIFA merilis lima pertandingan paling banyak diminati dalam fase penjualan undian acak saat ini, yang menunjukkan fokus kuat dari fans di Amerika dan juga gairah yang kembali dari tim Eropa.
Lima pertandingan teratas yang paling banyak diminta adalah Brazil kontra Maroko (13 Juni, di New York/New Jersey), Meksiko melawan Korea Selatan (18 Juni, di Guadalajara), Ekuador menghadapi Jerman (25 Juni, di New York/New Jersey), dan Skotlandia melawan Brazil (24 Juni, di Miami).
FIFA menyatakan bahwa tingginya kehadiran penggemar dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah menunjukkan bagaimana turnamen ini berhasil menarik imajinasi di seluruh benua Amerika. Sementara itu, posisi Skotlandia dalam daftar ini mencerminkan kegembiraan atas partisipasi pertama mereka di Piala Dunia setelah 28 tahun absen.
Fase undian acak ini berlangsung hingga 13 Januari pukul 23.00 WIB. FIFA menegaskan bahwa waktu pengajuan aplikasi dalam jendela tersebut tidak memengaruhi peluang keberhasilan. Penggemar dapat memilih pertandingan spesifik, kategori tiket, dan jumlah, dengan batasan per rumah tangga, dan akan dikenakan biaya secara otomatis jika aplikasi mereka berhasil.
Protes Keras dari Kelompok Suporter
Di balik antusiasme ini, muncul kritik tajam dari kelompok suporter, terutama Football Supporters Europe (FSE). FSE menyatakan bahwa para pendukung tim nasional diminta untuk membayar penuh di awal tahun 2026 hanya untuk mengamankan hak membeli tiket hingga final.
Yang menambah kekecewaan penggemar, FSE menyebut bahwa kategori harga terendah – kategori empat – tidak akan tersedia bagi para pendukung paling setia melalui asosiasi mereka. FIFA justru memesan tiket tersebut untuk penjualan umum dan memberlakukannya dengan harga dinamis. Kelompok ini menyebut keputusan tersebut sebagai “pengkhianatan monumental” terhadap tradisi Piala Dunia dan kontribusi para suporter yang bepergian untuk menciptakan atmosfer turnamen.
“Untuk harga yang telah ditetapkan oleh FIFA, kami agak terkejut,” kata Direktur Eksekutif FSE Ronan Evain kepada Reuters.
“Ini adalah segelintir orang yang mencoba menghasilkan uang sebanyak mungkin dari turnamen. Dan kami percaya pendekatan ini membahayakan sifat turnamen itu sendiri. Untuk final, tiket naik hingga sekitar $4000. Anda membutuhkan penggemar, Anda membutuhkan kehidupan di tribun, Anda membutuhkan warna, Anda membutuhkan atmosfer. Dengan harga seperti ini, semua itu tidak akan terjadi,” tambahnya.
Football Supporters Association (FSA), sebuah badan perwakilan bagi penggemar di Inggris dan Wales, mengatakan telah meminta Federasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk melobi FIFA. “Harga untuk pertandingan Inggris telah ditetapkan sebagai salah satu yang tertinggi, dengan biaya $7020 jika Anda ingin mengikuti tim dari awal hingga final,” bunyi pernyataan FSA.
“Kami mendukung Football Supporters Europe dalam menyerukan penghentian penjualan tiket, dan kami menyerukan kepada FA untuk bekerja sama dengan federasi lain untuk secara langsung menentang harga yang memalukan ini.”
Harga Tiket yang Tidak Konsisten
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, menurut FSE, tidak akan ada harga yang konsisten untuk semua pertandingan babak grup. FIFA malah memperkenalkan harga variabel berdasarkan alasan yang tidak jelas seperti “daya tarik” pertandingan. Ini berarti penggemar dari tim yang berbeda dapat membayar jumlah yang berbeda untuk kategori tiket yang sama di tahap yang sama, dengan transparansi yang minim tentang bagaimana harga ditetapkan.
Evain menambahkan bahwa struktur baru ini akan mendorong banyak penggemar biasa melebihi kemampuan finansial mereka, terutama keluarga. “Banyak orang yang ragu untuk bepergian ke AS sekarang mengatakan mereka harus mengambil risiko finansial yang luar biasa, terutama jika Anda adalah keluarga,” katanya.
“Kami berbicara sekitar $30.000 untuk keluarga berempat. Sebagian besar penggemar sepak bola tidak mampu membayar ini. Bahkan di Eropa.”
FSE mendesak FIFA untuk menunda penjualan tiket PMA (Preliminary Match Application) dan membuka konsultasi dengan asosiasi anggota, kelompok suporter, dan pemangku kepentingan lainnya “sampai solusi yang menghormati tradisi, universalitas, dan signifikansi budaya Piala Dunia ditemukan.” Kontroversi harga tiket ini berpotensi memengaruhi atmosfer dan aksesibilitas Piala Dunia bagi penggemar sejati di seluruh dunia.
(WC/GN)
sumber : www.brisbanetimes.com.au
Leave a comment