Proyek Olinia: Kendaraan Listrik Lokal Meksiko Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
Proyek kendaraan listrik (EV) pemerintah Meksiko, Olinia, akan memasuki fase krusial pada tahun 2026. Pihak berwenang bersiap meluncurkan model-model pilot dan menetapkan kerangka regulasi yang diperlukan untuk masuk pasar, demikian pernyataan Presiden Claudia Sheinbaum.
Proyek yang dipimpin oleh institusi federal ini bertujuan memperkenalkan EV berukuran kecil yang fokus pada mobilitas perkotaan jarak pendek. Presentasi resmi model pilot dijadwalkan pada Juni 2026.
Debut di Piala Dunia 2026
Sheinbaum menyatakan niatnya untuk menggunakan kendaraan Olinia saat pembukaan Piala Dunia FIFA 2026. “Kami akan tiba dengan satu atau beberapa kendaraan Olinia agar kami bisa menunjukkannya kepada dunia,” ujarnya.
Menurut informasi pemerintah, armada pilot kendaraan Olinia diharapkan akan diperkenalkan pada Juni 2026. Proyek ini dikembangkan oleh Kementerian Sains, Humaniora, Teknologi, dan Inovasi, bersama dengan Instituto Tecnológico de México, Instituto Politécnico Nacional, dan Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM).
Detail dan Pengembangan Olinia
Sheinbaum menggambarkan Olinia sebagai “minivehicle” yang dirancang untuk mobilitas tingkat lingkungan, dengan kecepatan maksimum hingga 50 km/jam. Proyek ini mencakup dua model utama: satu untuk penumpang dan satu lagi untuk keperluan kerja seperti pengiriman jarak dekat (last-mile deliveries).
“Ini fokus pada mobilitas lingkungan,” kata Sheinbaum. Kendaraan ini dikembangkan di Puebla oleh sekitar 70 profesor dan peneliti, dengan dukungan lebih dari 200 spesialis dari berbagai bidang akademik.
Posisi Pasar dan Persaingan
Para spesialis industri mengatakan Olinia menargetkan segmen yang tidak terjangkau oleh manufaktur otomotif tradisional di Meksiko, yang merupakan produsen kendaraan ringan terbesar keenam di dunia. “Ini tidak akan menggantikan mobil, tetapi lebih kepada mototaksi dan mobilitas yang sangat lokal,” kata Eric Ramírez, Direktur Urban Science untuk Amerika Latin dan Karibia. “Ini untuk jarak pendek dengan kapasitas yang sangat kecil.”
Olinia diharapkan akan bersaing terutama dengan sepeda motor dan skuter listrik impor, sebagian besar dari Tiongkok, yang telah berkembang pesat di Meksiko. Kendaraan ini saat ini menghadapi tarif impor antara 0% hingga 15%, meskipun tarif tersebut akan naik menjadi 35% mulai 1 Januari.
Pihak berwenang menyebutkan harga kendaraan Olinia bisa berkisar antara MX$90.000 (sekitar US$5.000) hingga MX$150.000 (sekitar US$8.333), meskipun belum ada harga resmi yang diumumkan.
Filosofi dan Manfaat
Sheinbaum menegaskan bahwa Olinia tidak dirancang untuk bersaing dengan produsen EV seperti Tesla, melainkan sebagai proyek yang fokus pada mobilitas perkotaan sehari-hari untuk perjalanan jarak pendek di kota. Dia menambahkan bahwa keamanan dan aksesibilitas adalah prioritas dalam desain Olinia.
Kendaraan ini diharapkan menghasilkan sedikit kebisingan, melepaskan emisi nol polutan, dan menggunakan sistem pengisian yang kompatibel dengan stop kontak listrik konvensional. Pemerintah juga berupaya memastikan biaya operasionalnya lebih rendah daripada mobil bertenaga bensin dan bahkan lebih rendah dari sepeda motor.
Tantangan Regulasi
Regulasi tetap menjadi tantangan utama. “Salah satu hal pertama yang kami lakukan di Olinia adalah mendefinisikan secara normatif apa itu ‘minivehicle’,” kata Roberto Capuano, Koordinator Proyek Olinia. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi untuk menciptakan kategori yang menjamin standar keamanan, meskipun belum ada jadwal waktu yang ditetapkan.
Koneksi Olinia dengan Piala Dunia 2026 menunjukkan ambisi Meksiko untuk memamerkan inovasi lokal di panggung global, sekaligus menawarkan solusi mobilitas urban yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi warganya.
(WC/GN)
sumber : mexicobusiness.news
Leave a comment