Hasil Lengkap Pengundian Grup Piala Dunia FIFA 2026: Meksiko dan Afrika Selatan Jadi Pembuka Turnamen
Pengundian grup Piala Dunia FIFA 2026 telah rampung digelar di Kennedy Centre, Washington D.C., pada Jumat malam waktu setempat, atau Sabtu pagi, 6 Desember 2025 WIB. Acara yang dipimpin oleh Presiden FIFA Gianni Infantino ini menandai dimulainya hitung mundur menuju turnamen akbar yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tahun depan. Edisi kali ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 tim, meningkat dari 32 tim sebelumnya.
Sebagian besar negara telah memastikan tempat, sementara enam pemenang play-off masih akan ditentukan. Turnamen ini dijadwalkan kick off pada 11 Juni 2026 dan final pada 19 Juli 2026.
Pembuka Turnamen dan Potensi Kejutan
Salah satu hasil undian yang paling disorot adalah pertemuan kembali antara Meksiko dan Afrika Selatan. Kedua tim sempat bermain imbang 1-1 di fase grup Piala Dunia 2010. Kini, mereka akan kembali berhadapan di laga pembuka edisi 2026. Meksiko, sebagai salah satu tuan rumah, akan menjamu Afrika Selatan di laga pembuka tersebut.
Sorotan lain datang untuk Ghana di Grup L yang berat bersama Inggris dan Kroasia, serta debutan Cape Verde di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Cape Verde sendiri sudah mencetak sejarah dengan kualifikasi pertama mereka. Akankah ada kejutan dari tim-tim kuda hitam ini di panggung global?
Hasil Lengkap Grup Piala Dunia FIFA 2026
- Grup A:
- Meksiko
- Korea Selatan
- Afrika Selatan
- Pemenang Play-off Eropa D (Denmark / Makedonia Utara / Ceko / Irlandia)
- Grup B:
- Kanada
- Swiss
- Qatar
- Pemenang Play-off Eropa A (Italia / Wales / Irlandia Utara / Bosnia dan Herzegovina)
- Grup C:
- Brasil
- Maroko
- Skotlandia
- Haiti
- Grup D:
- Amerika Serikat
- Australia
- Paraguay
- Pemenang Play-off Eropa C (Turki / Rumania / Slovakia / Kosovo)
- Grup E:
- Jerman
- Ekuador
- Pantai Gading
- Curacao
- Grup F:
- Belanda
- Jepang
- Tunisia
- Pemenang Play-off Eropa B (Ukraina / Swedia / Polandia / Albania)
- Grup G:
- Belgia
- Iran
- Mesir
- Selandia Baru
- Grup H:
- Spanyol
- Uruguay
- Arab Saudi
- Cape Verde
- Grup I:
- Prancis
- Senegal
- Norwegia
- Pemenang Play-off Interkontinental 1 (Irak / Bolivia / Suriname)
- Grup J:
- Argentina
- Austria
- Aljazair
- Yordania
- Grup K:
- Portugal
- Kolombia
- Uzbekistan
- Pemenang Play-off Interkontinental 2 (DR Kongo / Jamaika / Kaledonia Baru)
- Grup L:
- Inggris
- Kroasia
- Panama
- Ghana
Jalannya Pengundian: Drama dari Pot 1 hingga Pot 4
Proses pengundian dipandu oleh legenda sepak bola Inggris, Rio Ferdinand, ditemani oleh supermodel Heidi Klum, komedian Kevin Hart, dan aktor Danny Ramirez. Presiden FIFA Gianni Infantino dalam pidato pembukanya menyatakan bahwa Piala Dunia ini akan menjadi yang terbesar, dengan estimasi tujuh juta penonton di stadion dan enam miliar pasang mata di seluruh dunia.
Ke-48 tim dibagi ke dalam empat pot berdasarkan peringkat FIFA. Pot 1 berisi tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Meksiko, Kanada) ditambah sembilan tim dengan peringkat tertinggi. Pot 4 didominasi oleh tim-tim pemenang play-off yang masih akan ditentukan. FIFA juga telah mengonfirmasi bahwa Spanyol (unggulan teratas) dan Argentina (unggulan kedua) ditempatkan di bagian undian yang berbeda, memungkinkan mereka hanya bertemu di final. Hal serupa berlaku untuk Prancis (unggulan ketiga) dan Inggris (unggulan keempat).
Pembagian Pot Sebelum Undian:
- Pot 1: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman
- Pot 2: Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Iran, Korea Selatan, Ekuador, Austria, Australia
- Pot 3: Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan
- Pot 4: Yordania, Cape Verde, Ghana, Curaçao, Haiti, Selandia Baru, empat pemenang play-off Eropa, dua pemenang play-off interkontinental
Undian dimulai dengan Pot 1, menempatkan negara-negara raksasa. Tiga negara tuan rumah sudah mendapatkan grup mereka: Kanada di Grup B, Meksiko di Grup A, dan Amerika Serikat di Grup D. Diikuti oleh kekuatan Eropa dan Amerika Selatan lainnya seperti Brasil (Grup C), Jerman (Grup E), Belanda (Grup F), Belgia (Grup G), Spanyol (Grup H), Argentina (Grup J), Prancis (Grup I), Portugal (Grup K), dan Inggris (Grup L).
Kemudian beralih ke Pot 2, di mana tim-tim kuat lainnya mulai menemukan lawan. Korea Selatan bergabung dengan Meksiko di Grup A, Swiss bersama Kanada di Grup B, Maroko menjadi tim Afrika pertama yang diundi dan langsung berhadapan dengan Brasil di Grup C. Australia (Grup D), Ekuador (Grup E), Jepang (Grup F), Iran (Grup G), dan Uruguay (Grup H) juga menemukan tempat mereka. Senegal bergabung dengan Prancis di Grup I, Austria ke Grup J bersama Argentina, Kolombia ke Grup K bersama Portugal, dan Kroasia melengkapi Pot 2 di Grup L bersama Inggris.
Pot 3 menghadirkan tim-tim dengan potensi kejutan. Afrika Selatan, yang kembali setelah menjadi tuan rumah pada 2010, ditempatkan di Grup A untuk menghadapi Meksiko di laga pembuka. Qatar, debutan di edisi 2022, masuk Grup B. Paraguay (Grup D), Pantai Gading (Grup E), Tunisia (Grup F), Mesir (Grup G), Arab Saudi (Grup H), Aljazair (Grup J), Uzbekistan (Grup K), dan Panama (Grup L) juga mengisi grup masing-masing. Norwegia, kembali setelah absen sejak 1998, melengkapi Pot 3 di Grup I.
Undian diakhiri dengan Pot 4, yang sebagian besar diisi oleh pemenang play-off dan tim debutan. Haiti (Grup C), Curaçao (Grup E), Yordania (Grup J), Selandia Baru (Grup G), Ghana (Grup L), dan Cape Verde (Grup H) yang mencetak sejarah dengan kualifikasi pertama mereka, menemukan lawan-lawan tangguh. Pemenang play-off Eropa dan interkontinental juga dialokasikan ke grup masing-masing, melengkapi komposisi 12 grup.
Menanti Gelaran Piala Dunia Terbesar
Dengan rampungnya pengundian ini, panggung telah diatur untuk Piala Dunia FIFA 2026 yang menjanjikan banyak kejutan dan persaingan sengit. Pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan pada 11 Juni 2026 akan menjadi awal dari perjalanan panjang menuju final pada 19 Juli 2026. Para penggemar sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia, kini bisa mulai menghitung mundur dan menantikan aksi-aksi terbaik dari tim-tim nasional favorit mereka.
(WC/GN)
sumber : africanfootball.com
Leave a comment