Amerika Serikat Siapkan Visa Jalur Cepat untuk Penggemar Piala Dunia 2026
Washington: Amerika Serikat telah meluncurkan inisiatif visa jalur cepat untuk mengakomodasi jutaan penggemar sepak bola global yang diperkirakan akan hadir pada Piala Dunia 2026 mendatang. Menggambarkan acara tersebut sebagai yang “terbesar dan terbaik” dalam sejarah, pemerintahan Amerika Serikat mengumumkan peluncuran FIFA Priority Appointment Schedule System (FIFA PASS) untuk memperlancar masuknya pengunjung internasional.
Mempermudah Akses Penggemar Global
Program yang diluncurkan pada 20 Januari ini dirancang khusus untuk pemegang tiket Piala Dunia yang sudah terkonfirmasi. Menurut seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, sistem ini memungkinkan para pelamar untuk mendapatkan jadwal wawancara visa yang diprioritaskan, memastikan mereka dapat memperoleh dokumen perjalanan jauh sebelum turnamen dimulai.
Prioritas Keamanan Tetap Utama
Meskipun inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat proses, para pejabat menegaskan bahwa hukum imigrasi AS tidak akan dilonggarkan. Pelamar tetap diwajibkan untuk membuktikan kelayakan dan niat mereka untuk meninggalkan negara setelah acara tersebut.
“Keselamatan Amerika dan keamanan perbatasan kami akan selalu menjadi yang utama,” kata pejabat tersebut, mencatat bahwa program ini menyeimbangkan efisiensi dengan penegakan perbatasan yang ketat.
Persiapan Matang untuk Gelaran Akbar
Untuk mengelola lonjakan yang diantisipasi, Departemen Luar Negeri mengerahkan lebih dari 500 staf konsuler tambahan untuk memproses aplikasi visa Piala Dunia. Ekspansi ini sejalan dengan pengurangan waktu tunggu yang lebih luas; di lebih dari 80 persen negara, waktu tunggu untuk wawancara visa pengunjung kini di bawah 60 hari.
Para calon pelancong didesak untuk mengajukan permohonan sedini mungkin melalui portal khusus di situs web resmi Departemen Luar Negeri.
Format dan Lokasi Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026, yang dijadwalkan dimulai pada 11 Juni, akan menjadi yang pertama kali diselenggarakan bersama oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Menampilkan format 48 tim yang diperluas, turnamen ini akan melihat 11 kota di AS menjadi tuan rumah 78 pertandingan, termasuk final di New York New Jersey Stadium.
Langkah ini menunjukkan keseriusan Amerika Serikat dalam menyambut ajang olahraga terbesar dunia, memastikan pengalaman yang lancar bagi jutaan penggemar sambil tetap menjaga integritas keamanan nasional.
(WC/GN)
sumber : madhyamamonline.com
Leave a comment