Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Blatter Lantang: Boikot Saja Piala Dunia 2026!
FIFA world cup 2026

Blatter Lantang: Boikot Saja Piala Dunia 2026!

Share
Blatter Lantang: Boikot Saja Piala Dunia 2026!
Share

Sepp Blatter Dukung Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat: Ini Alasannya!

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, memberikan dukungan penuh pada seruan boikot terhadap Piala Dunia 2026 yang sebagian besar akan diselenggarakan di Amerika Serikat. Keputusan ini didasari oleh kekhawatiran serius mengenai risiko keamanan dan dugaan “perlakuan keras” terhadap para pelancong di bawah kebijakan imigrasi pemerintahan saat ini.

Gerakan boikot ini tidak hanya didukung oleh Blatter, tetapi juga oleh pakar anti-korupsi Mark Pieth serta beberapa tokoh politik global. Mereka menyoroti berbagai isu, mulai dari larangan perjalanan AS terhadap sejumlah negara, insiden tewasnya warga sipil oleh agen imigrasi, hingga harga tiket yang fantastis, di mana beberapa kursi untuk final bisa mencapai hampir 8.700 dolar AS.

Sorotan dari Eks Presiden FIFA

Blatter, yang memimpin FIFA dari tahun 1998 hingga 2015 sebelum mengundurkan diri akibat skandal korupsi, memperkuat suara ketidaknyamanan internasional yang berkembang terhadap turnamen empat tahunan ini. Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Dukungan Blatter datang setelah ia menyetujui pernyataan dari pakar anti-korupsi Swiss, Mark Pieth, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua Komite Tata Kelola Independen FIFA.

“For the fans, there’s only one piece of advice: stay away from the USA!” I think Mark Pieth is right to question this World Cup. #MarkPieth #GianniInfantino #DonaldTrump #FIFAWorldCup2026 #USA

— Joseph S Blatter (@SeppBlatter) January 26, 2026

Dalam sebuah cuitan yang diunggah di akun resminya pada 26 Januari 2026, Blatter mengutip Pieth secara langsung, menyatakan, “Saya pikir Mark Pieth benar untuk mempertanyakan Piala Dunia ini.”

Baca juga:  UMKM NJ: Jangan Lewatkan Pesta Cuan Piala Dunia 2026!

Kekhawatiran Keamanan dan Kebijakan Imigrasi

Dalam wawancara dengan surat kabar Swiss, Der Bund, Pieth menyarankan para penggemar untuk “menjauhi AS”, memperingatkan bahwa pelancong berisiko dideportasi segera jika gagal mematuhi peraturan otoritas. Ia bahkan menyarankan pengalaman menonton pertandingan di televisi akan lebih baik, mengingat potensi penolakan masuk dan perlakuan yang tidak menyenangkan.

Seruan boikot ini berakar dari kekhawatiran atas kebijakan yang diterapkan oleh pemerintahan Trump, termasuk larangan perjalanan yang memengaruhi penggemar dari negara-negara seperti Senegal, Pantai Gading, Iran, dan Haiti, karena dugaan kelemahan dalam prosedur penyaringan. Pieth juga menyoroti insiden seperti kematian Renee Good oleh agen imigrasi AS di Minneapolis dan meninggalnya warga negara AS Alex Pretti di tengah tindakan penegakan hukum, menunjukkan isu yang lebih luas terkait perlakuan buruk terhadap migran dan marginalisasi politik. Kritik tambahan juga mencakup sikap ekspansionis pemerintahan terhadap Greenland dan taktik imigrasi yang agresif.

Harga Tiket Melambung Tinggi

Selain isu keamanan dan kebijakan, keluhan lain yang muncul terkait Piala Dunia 2026 adalah harga tiket yang sangat mahal. Sebagai contoh, harga tiket Kategori 1 untuk pertandingan final di MetLife Stadium bisa mencapai 8.680 dolar AS, angka yang tentu sangat memberatkan bagi sebagian besar penggemar sepak bola.

Gelombang Protes Internasional

Seruan boikot ini telah mendapatkan dukungan dari berbagai tokoh internasional. Oke Göttlich, Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Jerman, mendesak pertimbangan serius untuk melakukan boikot mengingat ancaman terhadap nilai-nilai inti sepak bola, membandingkannya dengan boikot Olimpiade di masa lalu.

Pemimpin oposisi Afrika Selatan, Julius Malema, telah menuntut agar negaranya menarik diri, menarik paralel dengan sanksi era apartheid. Sementara itu, para anggota parlemen Inggris menyerukan agar Inggris dan Skotlandia menarik diri sebagai bentuk protes terhadap kebijakan AS. Di Belanda, lebih dari 100.000 penggemar telah menandatangani petisi untuk boikot tim nasional.

Baca juga:  Andile Jali: Bafana Bafana siap hadapi Piala Dunia 2026!

Perkembangan ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan signifikan tidak hanya dari segi logistik, tetapi juga dari tekanan politik dan sosial yang berpotensi memengaruhi partisipasi dan citra turnamen. Para penggemar, tim, dan FIFA sendiri akan terus mengamati bagaimana gelombang protes ini berkembang menjelang perhelatan akbar tersebut.

(WC/GN)
sumber : en.royanews.tv

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Socceroos Siap Hadapi Swiss dalam Persiapan Piala Dunia 2026!

Socceroos bersiap menghadapi Swiss dalam laga persahabatan, menjelang Piala Dunia 2026. Kesiapan...

Verizon Hadirkan Layanan Telekomunikasi untuk FIFA World Cup 2026!

Verizon siap mengubah pengalaman FIFA World Cup 2026 dengan layanan telekomunikasi inovatif,...

Infantino: Iran Tetap Berpartisipasi di Piala Dunia 2026 Meski Ada Isu Keamanan!

Kepala FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran akan tetap berpartisipasi di Piala...

Iran Resmi Berpartisipasi di Piala Dunia, Konfirmasi Presiden FIFA!

Iran resmi bergabung dalam ajang Piala Dunia setelah konfirmasi dari Presiden FIFA,...