Keamanan Menjelang Piala Dunia 2026 di Dallas
Dengan waktu hanya 81 hari sebelum pertandingan pertama FIFA World Cup 2026 di North Texas, pemimpin Departemen Kepolisian Dallas menjabarkan rencana keamanan untuk ribuan pengunjung dan warga yang akan berpartisipasi dalam acara tersebut.
Departemen Keamanan Dalam Negeri baru-baru ini memberikan hibah lebih dari $51 juta kepada Komite Tuan Rumah Dallas, dengan $22 juta di antaranya dialokasikan untuk DPD.
Kepala Polisi Daniel Comeaux menyatakan bahwa dana tersebut akan digunakan sebagian besar untuk gaji dan lembur petugas yang akan menjaga keamanan berbagai acara sepanjang Piala Dunia.
Meskipun pertandingan akan berlangsung di AT&T Stadium di Arlington, acara Piala Dunia akan memiliki kehadiran besar di Dallas. Pusat Siaran Internasional akan berlokasi di Kay Bailey Hutchison Convention Center di pusat kota, yang akan mendatangkan 3.500 anggota media dan staf dari seluruh dunia.
Fair Park akan menjadi lokasi FIFA Fan Fest, yang akan dibuka selama 34 hari pertandingan dari 11 Juni hingga 19 Juli. Selain makanan dan hiburan, fan fest juga akan menjadi tempat nobar untuk pertandingan, dengan ekspektasi dihadiri hingga 1,5 juta orang sepanjang turnamen.
DPD juga telah mengalokasikan $1,3 juta untuk peralatan baru seperti kamera pengawas, penghalang portabel anti-tabrakan, dan kendaraan tambahan yang akan digunakan selama turnamen.
“Dana bukanlah masalah bagi kami,” kata Comeaux. “Kami akan memastikan semua orang tetap aman di Dallas, terlepas dari apakah kami mendapatkan kembali dana sebagai departemen kepolisian.”
Teknologi Anti-Drones di Dallas
Comeaux juga membahas hibah terpisah senilai $10 juta untuk teknologi yang dapat mengurangi ancaman dari drone. “Investasi ini akan memungkinkan kami menangani ancaman yang muncul dari sistem udara tak berawak dan meningkatkan keselamatan di semua lokasi,” ujarnya.
Tahun lalu, seorang pakar industri keamanan menyatakan bahwa drone merupakan ancaman keamanan yang signifikan dan dapat “menciptakan kekacauan” pada acara Piala Dunia.
(WC/GN)
sumber : www.cbsnews.com
Leave a comment