Gattuso Tinggalkan Jabatannya Sebagai Pelatih Timnas Italia
Gennaro Gattuso secara resmi meninggalkan posisinya sebagai pelatih tim nasional Italia dengan kesepakatan bersama, setelah tiga hari tim gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Kegagalan di Playoff
Tim Azzurri harus menerima kenyataan pahit setelah kalah dalam adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di final playoff yang berlangsung di Zenica. Kejadian ini memaksa Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina dan kepala delegasi Gianluigi Buffon untuk mengundurkan diri keesokan harinya.
Tanggung Jawab Pelatih
Gattuso, yang berusia 48 tahun, mengambil tanggung jawab atas kegagalan timnya hanya meraih posisi kedua dalam grup kualifikasi, terpaut enam poin dari Norwegia. Meskipun berhasil memenangkan playoff pertama melawan Irlandia Utara, nasib buruk menanti di laga selanjutnya di Bosnia.
Perkataan Gattuso
Dalam pernyataannya di situs FIGC, Gattuso mengungkapkan, “Dengan rasa sakit di hati, setelah gagal mencapai target yang kami janjikan, saya mengakhiri pengalaman saya sebagai pelatih tim nasional. Kaos biru adalah yang paling spesial di dunia sepak bola, dan untuk itu saya perlu menyerahkannya kepada tim teknis baru untuk ke depan.” Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Gravina dan Buffon serta semua yang telah bekerja sama dengannya.
Perubahan Kepemimpinan di FIGC
Gravina, yang menjabat sejak Oktober 2018, akan diadakan pemilihan untuk menggantikan posisinya pada 22 Juni mendatang di Roma. Dia mengungkapkan penghargaan kepada Gattuso, menyebutnya sebagai sosok istimewa yang berhasil mengembalikan semangat bagi tim nasional dalam waktu singkat.
Calon Pengganti Gattuso
Beberapa nama yang muncul sebagai calon pengganti Gattuso antara lain Roberto Mancini, Simone Inzaghi, Antonio Conte, dan Massimiliano Allegri. Mancini adalah pelatih yang membawa Italia meraih gelar Juara Eropa 2021 tetapi gagal membawa tim ke Piala Dunia. Sementara itu, Inzaghi berhasil membawa Inter Milan merebut gelar Serie A 2024 dan saat ini melatih Al Hilal di Arab Saudi.
Jadwal Pertandingan Mendatang
Italia dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan persahabatan pada bulan Juni, namun kemungkinan tidak akan memiliki pelatih baru pada saat itu, mengingat pemilihan presiden FIGC berlangsung pada 22 Juni.
Kekurangan Italia di Piala Dunia merupakan tamparan bagi sepak bola negara yang telah meraih gelar juara empat kali, dan menjadi yang pertama dalam sejarah sepak bola untuk tidak dapat berpartisipasi dalam tiga Piala Dunia berturut-turut.
(WC/GN)
sumber : www.espn.com
Leave a comment