Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Infantino Sentil Fans Inggris Sambil Bela Tiket Piala Dunia 2026.
FIFA world cup 2026

Infantino Sentil Fans Inggris Sambil Bela Tiket Piala Dunia 2026.

Share
Infantino Sentil Fans Inggris Sambil Bela Tiket Piala Dunia 2026.
Share

Presiden FIFA Gianni Infantino Berkelakar Soal Suporter Inggris di Tengah Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia

Presiden FIFA Gianni Infantino baru-baru ini melontarkan candaan tentang suporter sepak bola Inggris saat membela harga tiket Piala Dunia 2026 yang akan datang. Pernyataan ini muncul di tengah kritik luas dari kelompok-kelompok fans mengenai tingginya harga tiket untuk turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Komentar Kontroversial Infantino

Berbicara di World Economic Forum, Infantino berusaha meredakan kekhawatiran tentang Piala Dunia 2026 dengan membandingkannya dengan Piala Dunia Qatar 2022. Ia mengatakan bahwa meskipun ada “kegaduhan” serupa sebelum Qatar 2022, begitu bola mulai bergulir dan keajaiban dimulai, “nyaris tidak ada insiden.”

Infantino kemudian melanjutkan dengan leluconnya. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah juga, tidak ada orang Britania yang ditangkap selama Piala Dunia. Bayangkan! Ini adalah sesuatu yang benar-benar istimewa,” ujarnya.

US President Donald Trump and FIFA chief Gianni Infantino with the World Cup trophy at the Oval Office of the White House
Mantan Presiden AS Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino bersama trofi Piala Dunia di Oval Office Gedung Putih.

Ia menyimpulkan bahwa Qatar adalah sebuah “perayaan, sebuah pesta,” dan Piala Dunia berikutnya di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan serupa. Menurutnya, orang-orang menginginkan kesempatan untuk bertemu, berkumpul, menghabiskan waktu, dan merayakan, dan inilah yang FIFA coba berikan kepada mereka. Perlu diketahui, hanya timnas Inggris dan Wales dari Britania Raya yang lolos ke Piala Dunia Qatar.

Harga Tiket Piala Dunia Jadi Sorotan

Kritik tajam terhadap FIFA tidak hanya datang karena lelucon Infantino, tetapi juga terkait struktur harga tiket untuk Piala Dunia 2026. Awalnya, FIFA menerapkan kenaikan harga yang mencapai hampir 500 persen dibandingkan Piala Dunia Qatar 2022.

Baca juga:  Edmonton Sambut Friendly Kanada-Uzbekistan Pra-Piala Dunia!

Sebagai contoh, tiket termurah yang tersedia untuk fans Inggris atau Skotlandia di turnamen tersebut seharusnya mencapai £134 untuk pertandingan pembuka grup Skotlandia melawan Haiti. Sementara itu, laga Inggris versus Kroasia atau Skotlandia versus Brasil diperkirakan akan memakan biaya minimal £198. Kondisi ini memicu kemarahan dari sejumlah kelompok fans nasional dan memunculkan tuduhan “pengkhianatan” terhadap para pendukung.

Akibat gelombang protes keras, badan pengatur sepak bola dunia itu akhirnya melakukan penyesuaian besar. Mereka mengumumkan bahwa sejumlah kecil fans akan bisa mendapatkan tiket seharga £45 (sekitar Rp 900.000) untuk setiap pertandingan, termasuk final.

Namun, tiket seharga £45 ini hanya akan tersedia melalui federasi nasional, untuk memastikan tiket tersebut jatuh ke tangan pendukung sejati. Jumlahnya pun sangat terbatas, hanya sekitar 10 persen dari alokasi yang diterima setiap asosiasi, dan kurang dari satu persen dari total kapasitas setiap pertandingan.

Respon dari Fans Sepak Bola

Merespons pernyataan Infantino, Asosiasi Suporter Sepak Bola (Football Supporters Association/FSA) tidak tinggal diam. Mereka menyatakan dalam sebuah pernyataan:

“Selagi kami mendapatkan perhatian Tuan Infantino, kami ingin menunjukkan bahwa daripada membuat lelucon murahan tentang fans kami, ia seharusnya fokus pada pembuatan tiket murah.”

Kelompok-kelompok fans masih terus menuntut FIFA untuk berbuat lebih banyak dalam membuat tiket Piala Dunia lebih terjangkau. Tuntutan ini semakin menguat mengingat FIFA diperkirakan akan meraup hampir £10 miliar pendapatan antara tahun 2023 dan 2026.

Banyak fans juga merasa dirugikan karena mereka sudah terlanjur membeli tiket dengan harga lebih mahal sebelum FIFA mengumumkan ketersediaan tiket seharga £45. Situasi ini menyoroti ketegangan yang berkelanjutan antara ambisi finansial FIFA dan keinginan para penggemar untuk menikmati sepak bola tanpa beban biaya yang berlebihan.

Baca juga:  Kapan Playoff Piala Dunia 2026 UEFA dan Negara Mana Saja yang Terlibat?

(WC/GN)
sumber : www.skysports.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Belanda Kejar Trofi Impian di Piala Dunia 2026 Bersama Swedia, Jepang, dan Tunisia!

Belanda bersiap mengejar trofi impian di Piala Dunia 2026, bersaing dengan tim...

GFA ungkap alasan pemilihan Carlos Queiroz sebagai pelatih Black Stars.

GFA menjelaskan pemilihan Carlos Queiroz sebagai pelatih Black Stars karena pengalaman luasnya...

Tanpa Son Heung-min dan Lee Kang-in, siapa bintang Piala Dunia 2026?

Tanpa kehadiran Son Heung-min dan Lee Kang-in, Piala Dunia 2026 menyisakan ruang...

Pelatih Irak Arnold: Arah Masa Depan Pasca Piala Dunia Masih Tak Jelas!

Pelatih timnas Irak, Arnold, menyatakan bahwa masa depan sepak bola Irak pasca...