Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Italia vs. Kanada: Siapakah yang akan melangkah ke fase selanjutnya?
FIFA world cup 2026

Italia vs. Kanada: Siapakah yang akan melangkah ke fase selanjutnya?

Share
Italia vs. Kanada: Siapakah yang akan melangkah ke fase selanjutnya?
Share

Jalan Menuju Piala Dunia FIFA 2026: Playoff Menentukan Nasib Timnas

Perjalanan menuju Piala Dunia FIFA 2026 masih menyisakan satu rintangan terakhir.

Ketika FIFA memperluas jumlah tim menjadi 48 — menambah 16 tempat dari 2022 — diharapkan ini akan menciptakan jalan yang lebih jelas bagi tim yang nyaris gagal pada edisi sebelumnya. Namun, tambahan slot ini malah menghadirkan intrik tersendiri dan perjalanan yang lebih sulit untuk mendapatkan sisa tempat yang ada.

Dengan kurang dari beberapa bulan menjelang kick off, sejumlah negara kini berada dalam posisi yang sangat menegangkan: playoff. Ini adalah fase yang penuh tekanan, di mana margin kesalahan hilang dan kesempatan kedua tidak lagi ada.

Pertarungan Empat Tempat Diperjuangkan di Eropa

Enam belas tim Eropa akan bersaing untuk empat tempat lolos, sedangkan dua tempat lainnya akan ditentukan dalam turnamen antar-benua yang baru.

Berikut adalah pertanyaan penting menjelang playoff Piala Dunia FIFA, dengan pertandingan berlangsung pada hari Kamis dan Selasa mendatang:

Bisakah Italia Mengatasi Tekanan?

Gennaro Gattuso sudah familiar dengan panggung besar, tetapi kini sebagai pelatih, dia harus mengambil keputusan yang tepat agar negaranya tidak absen dari Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Apabila Italia kalah pekan ini, mereka akan mencatat sejarah negatif; tidak ada tim juara Piala Dunia yang telah tersingkir tiga kali berturut-turut.

Meski memenangkan Euro 2020 (yang digelar pada 2021), Italia yang berada di peringkat 12 dunia melihat harapan mereka untuk Piala Dunia terganggu setelah kalah 3-0 dari Norwegia pada bulan Juni lalu, yang membuat manajer Luciano Spalletti diganti oleh Gattuso.

Untuk lolos, Italia harus mengalahkan Irlandia Utara pada hari Kamis dan kemudian menghadapi pemenang dari Wales vs. Bosnia dan Herzegovina pada hari Selasa. Pemenang Jalur A akan bertemu Kanada pada pembukaan Piala Dunia di Toronto pada 12 Juni.

Italia memiliki banyak hal yang dipertaruhkan, dan Irlandia Utara akan berusaha memanfaatkan tekanan tersebut terhadap mereka. Berbeda dengan edisi 2018 dan 2022, di mana laga krusial berlangsung di lapangan tandang atau netral, Italia kini memiliki keuntungan bermain di kandang melawan Irlandia Utara di Bergamo. Gattuso memilih venue ini karena mengharapkan suasana lebih intim yang menguntungkan.

Dari segi kualitas pemain, Italia memiliki skuad yang lebih berbakat, terutama di lini tengah, tetapi mereka harus lebih tajam dalam menyelesaikan peluang. Irlandia Utara tidak akan diperkuat Dan Ballard dan Conor Bradley, menjadikan pertandingan ini semakin sulit bagi mereka.

Baca juga:  Kota tuan rumah Piala Dunia FIFA dapat $100M untuk transportasi umum!

Kesempatan Terakhir Lewandowski di Piala Dunia?

Polandia yang tidak bisa memastikan kelolosan secara otomatis, harus melewati Albania terlebih dahulu di semifinal playoff, dengan kemungkinan final melawan Ukraina atau Swedia.

Dua kemenangan dan mereka lolos. Namun, satu kesalahan dapat mengakhiri impian Piala Dunia Robert Lewandowski.

Ketika turnamen dimulai di Amerika Utara pada bulan Juni, Lewandowski akan berusia 37 tahun, sehingga ini hampir pasti jadi peluang terakhirnya tampil di panggung terbesar sepak bola. Dia adalah pemain kunci dalam serangan Polandia dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa, yang turut membawa harapan besar bagi timnya.

Dengan Barcelona, dia tetap jadi mesin pencetak gol yang konsisten setelah pindah dari Bayern Munich, membuktikan bahwa dia masih memiliki banyak tenaga. Lewandowski mencetak 11 gol dan satu assist di La Liga, tetap tajam meski mendapatkan waktu bermain yang lebih sedikit.

Namun, dukungan dari tim nasional tidak sekuat yang dimilikinya di Barcelona, sehingga akan sulit mengharapkan striker veteran ini menjaga harapan turnamen negaranya tetap hidup.

Siapa yang Dapat Diandalkan Wales?

Selama hampir satu dekade, Gareth Bale menjadi sosok ikonik bagi Wales. Kini, era itu telah berakhir, dan skuad Wales berkembang menjadi tim yang mengedepankan struktur dan eksekusi kolektif.

Brennan Johnson dan Daniel James menawarkan kecepatan, sementara Harry Wilson menjadi ancaman utama setelah mencetak lima gol dalam kualifikasi. Namun, tim Wales tengah menghadapi masalah dengan cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci: Ben Davies, Chris Mepham, dan Kieffer Moore tidak bisa tampil.

Menuju pertandingan kontra Bosnia di Cardiff, Wales yang berada di peringkat 35 telah meraih lima kemenangan dari enam pertandingan kompetitif di kandang, termasuk kemenangan telak 7-1 atas Makedonia Utara.

Setelah berhasil melangkah ke Piala Dunia 2022 lewat jalur playoff, Wales tahu betul bagaimana menghadapi situasi ini. Jika mereka bisa mengalahkan Bosnia di Cardiff, kemungkinan besar akan bertemu Italia di final playoff.

Siapa yang Bertahan di Playoff Antar-Benua?

Turnamen Playoff Piala Dunia 2026 akan digelar di Meksiko pada hari Kamis dan Selasa mendatang di Estadio Akron di Guadalajara dan Estadio BBVA di Monterrey.

Baca juga:  Kapan skuad Piala Dunia 2026 diumumkan?

Jamaika dan Suriname (CONCACAF), Bolivia (CONMEBOL), Kaledonia Baru (OFC), Irak (AFC), dan DR Kongo (CAF) mewakili berbagai gaya permainan.

Yang membuat fase ini begitu tak terduga adalah kurangnya familiaritas. Tim-tim ini jarang bertemu, sehingga para pelatih memiliki referensi yang terbatas. Oleh karena itu, pemain harus bisa beradaptasi dengan cepat.

Jamaika berusaha merebut kembali tempat di Piala Dunia setelah terakhir kali lolos pada tahun 1998, mengandalkan pemain berbakat yang bermain di Eropa seperti Leon Bailey dan Demarai Gray untuk melewati Kaledonia Baru. Di sisi lain, Bolivia — setelah meraih kemenangan mengejutkan melawan Brasil — berharap kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1994, menggantungkan harapan pada Miguel Terceros yang subur selama kualifikasi saat menghadapi Suriname.

DR Kongo akan menghadapi pemenang antara Kaledonia Baru dan Jamaika, sementara Irak menanti pemenang dari Bolivia-Suriname. DR Kongo meraih kemenangan impresif atas Kamerun dan Nigeria dengan kontribusi Chancel Mbemba dan Yoane Wissa, sementara Irak, dipimpin oleh Aymen Hussein (delapan gol dalam kualifikasi) dan bintang muda Ali Jasim, berusaha mengakhiri masa penantian lama mereka.

Siapa yang Akan Kesulitan di Bracket Eropa Sisa?

Dengan 16 tim bersaing untuk empat tempat, dipastikan akan ada beberapa tim yang kecewa di akhir playoff ini.

Jalur B: Ukraina harus menjalani pertandingan kandang di Spanyol akibat konflik dengan Rusia. Sementara itu, Swedia berharap Graham Potter dapat menstabilkan performa mereka yang kurang baik, sedangkan Albania mengandalkan pertahanan disiplin.

Jalur C: Turki memiliki talenta muda seperti Arda Güler dan Kenan Yildiz, tetapi pertahanan mereka masih belum solid. Rumania tidak sekuat Turki dalam hal serangan, sedangkan Slovakia memasuki playoff dengan momentum positif setelah meraih kemenangan mengejutkan atas Jerman. Kosovo, yang baru menjadi anggota FIFA sejak 2016, dipimpin oleh Vedat Muriqi yang saat ini berada di peringkat kedua pencetak gol La Liga.

Jalur D: Denmark adalah satu-satunya tim peringkat 25 besar di grup ini, tetapi Republik Irlandia tampil segar di bawah manajemen baru, sementara Makedonia Utara tetap berstatus “raksasa pembunuh” setelah membuat Italia tersingkir dari kualifikasi 2022. Tim Ceko juga menjadi pesaing di grup ini.

(WC/GN)
sumber : www.sportsnet.ca

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Daftar Tim Afrika yang Lolos ke Piala Dunia 2026!

Berikut adalah daftar tim Afrika yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026,...

Piala Dunia FIFA 2026: 48 Tim Siap Bertanding!

Piala Dunia FIFA 2026 akan menghadirkan 48 tim dari berbagai negara, siap...

Bintang-Bintang Ini Tak Akan Ada di Piala Dunia 2026!

Dalam Piala Dunia 2026 mendatang, beberapa bintang sepak bola ternama dipastikan tak...

Kebangkitan Iraq di Piala Dunia: Perayaan dan Kesedihan Bersamaan!

Kebangkitan Irak di Piala Dunia membawa harapan baru, namun juga menyisakan kesedihan...