Iran Pertimbangkan Pindah Pertandingan Piala Dunia ke Mexico
Tehran, 17 Maret (ANI): Presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa Iran sedang berdiskusi dengan FIFA untuk memindahkan pertandingan grup Piala Dunia 2026 mereka dari Amerika Serikat ke Mexico. Langkah ini diambil karena adanya kekhawatiran serius mengenai keamanan tim dan ketegangan politik yang mengelilingi turnamen tersebut.
Konser Piala Dunia 2026
Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 bersama Canada dan Mexico. Turnamen ini akan menyajikan 104 pertandingan yang dimulai di Stadion Mexico City pada 11 Juni dan diakhiri di Stadion New York-New Jersey pada 19 Juli.
Melalui unggahannya di platform X, Taj menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, pernyataan yang semakin memperdalam kekhawatiran Tehran mengenai perjalanan mereka ke AS untuk pertandingan Piala Dunia.
“Ketika Trump telah secara jelas menyatakan bahwa dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, tentunya kami tidak akan pergi ke Amerika. Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA agar pertandingan Iran di Piala Dunia berlangsung di Mexico,” tulis Taj di X.
Situasi Terkini Iran di Piala Dunia
Keberhasilan Iran dalam kualifikasi untuk turnamen berformat 48 tim ini menempatkan mereka di Grup G. Iran dijadwalkan untuk bertanding di Los Angeles dan Seattle, menghadapi Belgium, New Zealand, dan Egypt. Namun, konflik regional yang sedang berlangsung memberikan ketidakpastian akan partisipasi mereka di tanah AS.
Pada 12 Maret, Presiden AS Donald Trump menyambut tim sepak bola nasional Iran untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026, namun juga memperingatkan bahwa itu mungkin tidak bijaksana mengingat keselamatan mereka.
”Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan untuk hadir di Piala Dunia, tetapi saya sangat meragukan apakah itu tepat bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan hidup mereka,” ungkap Trump di platform Truth Social.
Pernyataan Trump muncul sehari setelah Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyatakan bahwa negara mereka tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia 2026 setelah AS mengklaim bahwa mereka telah membunuh pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.
“Mengacu pada fakta bahwa rezim korup ini [AS] telah menghabisi pemimpin kami, di manapun dan dalam keadaan apapun, kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia,” kata Donyamali dalam sebuah wawancara di televisi negara.
Situasi ini menciptakan ketegangan tambahan menjelang Piala Dunia dan memunculkan pertanyaan apakah Iran akan benar-benar dapat berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Jika negosiasi dengan FIFA berhasil, laga Iran di grup mungkin akan berlangsung di Mexico, yang dapat memberikan kesempatan lebih baik bagi tim untuk merasa aman.
(WC/GN)
sumber : www.tribuneindia.com
Leave a comment