Koulibaly Siap Pertahankan Warna Senegal di Piala Dunia 2026
Pemain bertahan Senegal, Kalidou Koulibaly, menyampaikan pesan tegas bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi kompetisi terakhirnya bersama timnas. Di usianya yang sudah 34 tahun, Koulibaly tengah mempertimbangkan untuk pensiun dari sepak bola internasional.
Dengan 103 caps dan dua gelar Piala Afrika bersama Singa Teranga, Koulibaly menyakini bahwa Piala Dunia yang akan digelar di 16 kota, terdiri dari sebelas di Amerika Serikat, tiga di Meksiko, dan dua di Kanada, bisa menjadi ajang terakhirnya mengenakan seragam Senegal.
Kalidou Koulibaly sur une éventuelle retraite internationale après la CDM 2026 :
” Dernière CDM ? Je pense que oui. Je ne vais pas faire une CDM à 39 ans : il y a des jeunes qui frappent à la porte, ils méritent de faire partie de cette équipe nationale. On verra après la CDM… pic.twitter.com/mJnYvvt4UA
— Joueurs SN (@JoueursSN) April 3, 2026
Piala Dunia Pertama di Tiga Negara
Piala Dunia 2026 akan menjadi yang pertama diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus, serta menjadi yang pertama melibatkan 48 tim, meningkat dari 32 tim sebelumnya.
Niat untuk Menyerahkan Estafet
Koulibaly menyatakan, “Saya rasa ini adalah Piala Dunia terakhir saya. Saya tidak akan bermain di Piala Dunia di usia 39 tahun. Ada pemain muda yang sudah siap; mereka layak untuk berada di tim nasional. Kita lihat bagaimana setelah Piala Dunia.”
Ia menambahkan, “Kami akan menjalani Piala Dunia ini dengan tenang, mendukung pemain muda, dan siap menyerahkan estafet kepada mereka ketika saat yang tepat tiba.”
Koulibaly Catat Penampilan Ke-100
Koulibaly lahir di Prancis dari orang tua Senegal, sehingga ia berhak mewakili kedua negara di level internasional. Awalnya, ia bermain untuk tim U-20 Prancis sebelum akhirnya debut senior bersama Senegal pada tahun 2015.
Ia turut serta di Piala Afrika 2017 dan berpartisipasi di Piala Dunia 2018. Di Piala Afrika 2019, Koulibaly membantu timnya mencapai final, dan kemudian meraih gelar di edisi 2021 dan 2025 dengan mengalahkan Mesir dan Maroko di partai final.
Pada Piala Afrika yang berlangsung di Maroko, ia mencatat penampilan ke-100 saat imbang 1-1 melawan DR Kongo. Sayangnya, ia harus absen di final saat Senegal mengalahkan tuan rumah Maroko 1-0 setelah perpanjangan waktu.
Dampak bagi Timnas Senegal
Kepergian Koulibaly di Piala Dunia 2026 berpotensi berdampak signifikan bagi timnas Senegal. Kehadirannya selama ini tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda yang akan mengisi posisi-posisi kunci di tim. Saatnya melanjutkan legasi dan meneruskan semangat tim yang telah dibangun selama ini.
(WC/GN)
sumber : www.panafricafootball.com
Leave a comment