Pemain Republik Demokratik Kongo Diberi Hadiah Usai Kualifikasi Piala Dunia 2026
Pemain dari Republik Demokratik Kongo telah mendapatkan penghargaan besar setelah berhasil lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Keberhasilan ini diraih setelah mereka mengalahkan Kamerun dan Nigeria, dan Axel Tuanzebe, mantan bek Manchester United, mencetak gol di babak tambahan waktu untuk mengalahkan Jamaika, yang menjadikan DR Kongo mencapai Piala Dunia setelah 52 tahun.
Pernah berpartisipasi terakhir kali pada tahun 1974 di Jerman, saat itu negara ini dikenal sebagai “Zaire”. Keterlibatan mereka saat itu menjadikan mereka tim sub-Sahara Afrika pertama yang lolos ke turnamen bergengsi ini.
Perayaan Keberhasilan Bersama Presiden
Setelah pencapaian bersejarah ini, tim langsung kembali ke ibu kota Kinshasa untuk merayakan kesuksesan bersama Presiden Felix Tshisekedi. Dalam sebuah upacara khusus, Tshisekedi mengumumkan bahwa setiap pemain akan mendapatkan berbagai hadiah yang mengubah hidup, termasuk mobil Jeep baru, bonus uang tunai, dan sebidang tanah.
Presiden Tshisekedi menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar momennya, melainkan ingin melihat negara ini berpartisipasi di banyak Piala Dunia ke depan. “Mulai sekarang, partisipasi di Piala Dunia harus menjadi hal yang biasa,” tegasnya dalam upacara tersebut.
Jadwal Pertandingan Pertama
Republik Demokratik Kongo akan memulai perjalanan mereka dengan melawan Portugal. Cristiano Ronaldo dipastikan akan tersedia setelah FIFA mencabut larangan tiga pertandingan yang dijatuhkan kepadanya sebelumnya. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 23 Oktober 2026, pukul 02:00 WIB dan akan disiarkan langsung di Vidio.
Selain Portugal, mereka juga akan menghadapi Kolombia dan Uzbekistan dalam pertandingan di grup mereka. Kapten tim, Chancel Mbemba, menegaskan betapa pentingnya pencapaian ini bagi seluruh benua Afrika. “Ini adalah impian yang menjadi kenyataan. Kami bekerja keras dan berkorban banyak,” ujarnya usai kualifikasi.
Tradisi Unik Pemain DR Kongo
Piala Dunia kali ini juga akan menjadi debut bagi sosok ikonik Michel Kuka Mboladinga, yang terkenal dengan tradisi berdirinya selama 90 menit tanpa bergerak. Tradisi ini menjadi viral setelah Mboladinga diejek selama AFCON, di mana bintang Aljazair, Mohamed Amoura, tidak menyadari makna di balik tradisi tersebut. Mboladinga menghormati Patrice Lumumba, perdana menteri pertama DR Kongo setelah merdeka dari Belgia.
Dampak Keberhasilan ini
Keberhasilan Republik Demokratik Kongo untuk mencapai Piala Dunia tidak hanya membawa kebanggaan bagi tim, tetapi juga bagi seluruh rakyat Kongo dan benua Afrika secara keseluruhan. Ini adalah langkah penting menuju penguatan posisi sepak bola Afrika di tingkat dunia.
(WC/GN)
sumber : www.sportbible.com
Leave a comment