Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Piala Dunia 2026 bisa jadi ajang penindasan, lapor Amnesty.
FIFA world cup 2026

Piala Dunia 2026 bisa jadi ajang penindasan, lapor Amnesty.

Share
Piala Dunia 2026 bisa jadi ajang penindasan, lapor Amnesty.
Share

Amnesty Soroti Pelanggaran Hak Asasi Manusia Menjelang Piala Dunia 2026

Dalam laporan 36 halaman berjudul ‘Humanity Must Win: Defending rights, tackling repression at the 2026 FIFA World Cup’, Amnesty International menyerukan pemerintah negara tuan rumah untuk memenuhi kewajiban mereka sesuai hukum hak asasi internasional. Selain itu, FIFA, asosiasi sepak bola nasional, dan sponsor juga memiliki tanggung jawab yang jelas untuk menghormati hak asasi manusia.

Krisis Imigrasi di AS

Steve Cockburn, kepala keadilan sosial dan ekonomi Amnesty, mencatat, “Pemerintah AS telah mendeportasi lebih dari 500.000 orang pada tahun 2025, lebih dari enam kali lipat jumlah orang yang akan menyaksikan final Piala Dunia di MetLife Stadium.” Ia menambahkan, “Ini adalah waktu yang sangat mengkhawatirkan di AS, yang kemungkinan akan memengaruhi para penggemar yang ingin berpartisipasi dalam perayaan Piala Dunia.”

Bulan lalu, kepala sementara Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) mengungkapkan bahwa agensi tersebut merupakan bagian penting dari aparat keamanan untuk Piala Dunia, dengan komitmen untuk memastikan keamanan bagi semua yang hadir di acara tersebut.

Pengaruh Kebijakan Imigrasi

Pada awal tahun ini, agen ICE terlibat dalam penembakan dua warga negara AS di Minneapolis sebagai bagian dari penegakan kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump. Trump telah mengerahkan agen federal dan National Guard ke berbagai kota besar di AS untuk menegaskan janjinya dalam memerangi imigrasi ilegal, meskipun tindakan ini seringkali memicu protes dan tantangan hukum di kota-kota yang dipimpin Demokrat seperti Portland, Los Angeles, dan Chicago.

Cockburn menyoroti bahwa meskipun angka penangkapan dan deportasi sangat tinggi, baik FIFA maupun otoritas AS belum memberikan jaminan bahwa para penggemar dan komunitas lokal akan aman dari profil etnis dan rasial, serta penggerebekan atau penahanan yang tidak sah.

Baca juga:  Piala Dunia 2026: Segini Biaya Fans Afrika Demi Tim Jagoan!

Rencana Hak Asasi Manusia yang Minim

Hingga saat ini, hanya empat dari 16 kota tuan rumah yang telah mengumumkan rencana hak asasi manusia mereka, dan tidak ada dari mereka yang membahas perlindungan terhadap penegakan imigrasi yang kasar. “Piala Dunia ini bukan lagi turnamen ‘risiko menengah’ seperti yang pernah dinilai oleh FIFA. Tindakan mendesak diperlukan untuk memastikan realitas Piala Dunia ini sesuai dengan janji awalnya,” tegas Cockburn.

Ancaman terhadap Penggemar

Amnesty menilai bahwa ICE dan agensi lainnya “menjadi ancaman yang menakutkan bagi orang-orang yang tinggal di AS, mereka yang bepergian untuk menonton pertandingan, dan para pemain itu sendiri.” Penggemar juga dihadapkan pada surveilans yang ketat, termasuk usulan untuk memaksa pengunjung agar memberikan akses ke akun media sosial mereka untuk pemeriksaan.

Kepala kelompok penggemar Football Supporters Europe (FSE) mengungkapkan kekhawatiran tentang terus meluasnya militerisasi aparat kepolisian di AS menjelang Piala Dunia. FIFA, di sisi lain, menyatakan bahwa keselamatan dan keamanan penggemar serta peserta adalah prioritas utama mereka, dan bekerja sama dengan otoritas lokal untuk merencanakan langkah-langkah keamanan yang komprehensif untuk turnamen ini.

Langkah Pengamanan di Meksiko dan Kanada

Amnesty juga menyoroti tanggapan Meksiko terhadap tingkat kekerasan kartel narkoba yang tinggi, yang dapat meningkatkan risiko bagi mereka yang melakukan protes. Bulan ini, co-host Piala Dunia tersebut mengumumkan rencana untuk menempatkan hampir 100.000 personel keamanan guna melindungi para penggemar.

Di Kanada, situasi krisis perumahan yang semakin meningkat menciptakan kekhawatiran bahwa orang-orang yang mengalami tunawisma akan terpinggirkan lebih jauh lagi.

FIFA telah dihubungi untuk memberikan komentar mengenai isu-isu ini.

(WC/GN)
sumber : www.bbc.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Mobil dan tanah… hadiah luar biasa usai Kongo lolos Piala Dunia!

Mobil dan tanah, simbol kemajuan, menjadi hadiah luar biasa bagi Kongo setelah...

Video: Rayakan Kualifikasi Piala Dunia di Kongo, Prancis Protes!

Prancis mengajukan protes setelah kekacauan dalam perayaan kualifikasi Piala Dunia di Kongo,...

Foto & Logo Piala Dunia Pria FIFA: Energi dan Semangat Sepakbola!

Foto dan logo Piala Dunia Pria FIFA menangkap energi dan semangat sepakbola,...

Pemain Italia dapat bonus jika berhasil lolos ke Piala Dunia 2026!

Pemain timnas Italia akan menerima bonus besar jika mereka berhasil lolos ke...