Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Piala Dunia: Jadi Neraka Gara-gara ICE?
FIFA world cup 2026

Piala Dunia: Jadi Neraka Gara-gara ICE?

Share
Share

Berikut adalah penulisan ulang artikel yang diminta untuk garisfinish.com:

Tokoh Politik Afrika Selatan Serukan Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Seorang tokoh politik terkemuka di Afrika Selatan, Julius Malema, telah menyuarakan seruan boikot terhadap Piala Dunia FIFA 2026 yang akan datang. Turnamen akbar ini dijadwalkan berlangsung di Amerika Utara, dengan Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama.

Dalam pernyataannya, Malema mengungkapkan kekhawatiran seriusnya mengenai keselamatan para pemain dan suporter dari berbagai negara saat berada di Amerika Serikat. Menurutnya, mereka berisiko ditahan, dideportasi, atau bahkan ditolak masuk ke negara tersebut.

Kritik Kebijakan Imigrasi AS

Malema mengecam keras kebijakan imigrasi pemerintah Amerika Serikat, yang dianggapnya terlalu ketat. Ia secara khusus menyoroti kebijakan era pemerintahan Donald Trump yang menangguhkan visa bagi warga dari puluhan negara.

“Ada masalah visa di negara itu (Amerika Serikat) di mana Bafana Bafana (tim nasional Afrika Selatan) sendiri, yang ingin bermain di level tertinggi, justru bisa berakhir di tempat yang berbahaya,” kata Malema dalam sebuah jumpa pers pada hari Rabu.

Malema menambahkan, ia khawatir jika para pemain dianggap “berkeliaran tanpa pertandingan,” lembaga imigrasi dan bea cukai AS (ICE) akan datang dan menangani mereka. “Jadi, kita tidak bisa mengorbankan mereka seperti itu,” tegasnya.

Sepak Bola dan Isu Hak Asasi Manusia Global

Dalam kesempatan tersebut, Malema juga menyerukan kepada FIFA, badan sepak bola nasional termasuk SAFA (Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan), serta para pemain untuk mendukung gerakan boikot ini. Ia berpendapat bahwa sepak bola tidak bisa dipisahkan dari pelanggaran hak asasi manusia.

“Karena ini bukan hanya tentang apa yang terjadi di Amerika, ini juga tentang apa yang terjadi di Palestina, yang secara terang-terangan disponsori oleh Amerika,” jelas Malema.

Baca juga:  Nonton KAZ vs BEL Kualifikasi PD Hari Ini: Live Stream & Jadwal!

Ia melanjutkan, “Apa yang terjadi di Venezuela, ancaman terhadap Greenland, peremehan hukum internasional — setiap warga Afrika Selatan yang memiliki kesadaran, terutama mereka yang berkecimpung di bidang seni, budaya, dan olahraga, harus bisa mengatakan, ‘Kami tidak bisa mengaitkan diri dengan hal-hal semacam ini,’ dan itu adalah hal yang benar.”

Seruan boikot ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana FIFA dan federasi sepak bola lainnya akan menanggapi kekhawatiran yang disuarakan Malema, terutama menjelang persiapan Piala Dunia 2026. Isu politik dan hak asasi manusia memang kerap menjadi perdebatan dalam gelaran acara olahraga berskala internasional.

(WC/GN)
sumber : www.ecr.co.za

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Resmi! Orange & Telefonica Siarkan Semua Piala Dunia 2026 di Spanyol.

Resmi! Orange & Telefonica akan menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 di...

FIFA: Dana Keamanan Piala Dunia 2026 Masih Abu-abu!

FIFA mengakui dana keamanan Piala Dunia 2026 masih abu-abu. Kesiapan finansial turnamen...

Tiket Inggris vs Kroasia PD 2026: Termurah! Jangan Sampai Kehabisan!

Tiket Inggris vs Kroasia PD 2026 termurah! Jangan sampai kehabisan kesempatan emas...

NFF Buka-bukaan Putusan FIFA Soal Nigeria vs DR Kongo!

FIFA telah putuskan kasus Nigeria vs DR Kongo. Kini, NFF buka-bukaan rincian...