Maret Krusial bagi Skuat Amerika Serikat Menuju Piala Dunia 2026
Bagi lebih dari 70 pemain yang pernah mengenakan seragam tim nasional putra Amerika Serikat (USMNT) di bawah arahan Mauricio Pochettino, bulan Maret menjadi periode yang sangat menentukan. Pochettino memiliki mandat untuk membentuk tim yang tangguh demi performa apik di Piala Dunia 2026 di kandang sendiri.
Turnamen dengan 48 tim ini, yang akan diselenggarakan bersama Kanada dan Meksiko sebagai tuan rumah, memang baru akan kick off pada Juni 2026. Pochettino sendiri baru akan mengumumkan 26 nama skuat Piala Dunia pada akhir Mei tahun tersebut. Namun, dengan hanya beberapa pertandingan pemanasan tersisa sebelum itu, seperti melawan Belgia dan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo di Atlanta, laga-laga uji coba tersebut sama sekali tidak bisa dianggap remeh.
“Idenya adalah Piala Dunia akan dimulai pada bulan Maret,” kata Pochettino pada hari Kamis lalu dalam konferensi pers dengan para wartawan.
Persaingan Ketat di Setiap Posisi
Sudah beberapa bulan sejak Amerika Serikat mengakhiri jadwal pertandingan tahun 2025 dengan catatan impresif, meraih tiga kemenangan beruntun melawan lawan-lawan yang lolos ke Piala Dunia. Puncaknya adalah kemenangan telak 5-1 atas juara dua kali Uruguay pada November lalu. Hasil itu diraih meskipun tanpa kehadiran Christian Pulisic, Weston McKennie, dan para veteran lainnya dari Piala Dunia Qatar 2022, di mana Amerika mencapai babak 16 besar sebelum disingkirkan oleh Belanda.
Pulisic dan McKennie diperkirakan akan kembali bermain pada Maret jika kondisi fisik mereka memungkinkan. Namun, Pochettino telah menegaskan bahwa tidak ada tempat yang dijamin di Piala Dunia. Dengan persaingan yang sama ketatnya untuk masuk skuat Maret, mantan manajer Chelsea dan Paris Saint-Germain itu bersikeras bahwa siapa pun yang dipanggil harus layak mendapatkan hak istimewa tersebut. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang saat ini cedera, seperti bek Cameron Carter-Vickers (operasi Achilles), striker Ricardo Pepi (patah lengan), dan kapten 2022 Tyler Adams (robek MCL).
“Jika mereka tidak fit,” ujar Pochettino, “mereka tidak akan menjadi bagian dari daftar pemain pada bulan Maret.”
Uji Coba Berlabel “Pertandingan Piala Dunia”
Dengan hanya empat pertandingan uji coba tersisa (dua pertandingan Maret di Atlanta, ditambah pertandingan 31 Mei melawan Senegal di Charlotte, dan pertemuan 6 Juni dengan Jerman di Chicago) sebelum Amerika Serikat memulai kampanye Piala Dunia mereka pada 12 Juni melawan Paraguay di Los Angeles, tidak ada waktu yang boleh disia-siakan.
“Bukan berarti kita hanya punya empat pertandingan persahabatan,” katanya. “Kita punya empat pertandingan ‘Piala Dunia’ yang penting untuk diambil dengan gagasan bahwa kita perlu tampil.”
Restu Pochettino untuk Transfer Alex Freeman
Bek sayap Alex Freeman akan bergabung dengan Villarreal, klub peserta Liga Champions di Spanyol. Ini merupakan lompatan besar bagi pemain yang tahun lalu berstatus rookie di MLS dan USMNT. Pochettino ditanya tentang risiko pemain seperti Freeman dan Ricardo Pepi — yang juga tengah diincar oleh klub Premier League Fulham — berpindah klub begitu dekat dengan Piala Dunia dan kemungkinan gagal beradaptasi dengan cepat.
“Ketika Anda pindah, itu karena Anda yakin akan menjadi lebih baik di tempat itu daripada di tempat Anda berada saat ini,” kata Pochettino, yang menambahkan bahwa Freeman menghubunginya sebelumnya. “Saya mengatakan Anda harus sangat natural dan mengambil apa yang Anda yakini sebagai pilihan terbaik untuk Anda, untuk keluarga Anda.”
“Saya tidak khawatir,” tambahnya. “Saya selalu mengharapkan hal terbaik, dan tentu saja, bagi saya, selalu penting bahwa pemain merasa bahagia.”
Kondisi Ricardo Pepi Jelang Maret
Striker berusia 23 tahun itu baru akan kembali beraksi untuk juara Liga Belanda PSV Eindhoven pada pertengahan Maret, sesaat sebelum jeda internasional dimulai. Pochettino ditanya apakah ia berharap Pepi akan fit dan tersedia untuk bertugas di akhir bulan tersebut.
“Kami akan melihat bagaimana dia akan kembali dan mulai bermain dan tampil,” kata Pochettino. “Dengan Ricardo, kami berharap dia bisa fit dan memiliki waktu untuk kami nilai. Tentu saja, kami akan membuat keputusan terbaik untuknya dan untuk kami.”
Pujian Pochettino untuk Weston McKennie
Pada November lalu, setelah tidak memasukkan McKennie yang sehat dari daftar skuat terakhir USMNT tahun 2025, Pochettino mengatakan saat itu bahwa ia ingin gelandang Texan itu beradaptasi di bawah manajer baru Juventus, Luciano Spalletti. McKennie telah merespons dengan musim terbaik dalam karirnya sejauh ini.
“Sangat bagus bahwa dia bermain secara reguler, menjadi sangat konsisten sekarang di Juventus,” kata Pochettino. “Kami senang bahwa pemain kami tampil bagus.”
Maret ini menjadi titik awal penting bagi Pochettino dan USMNT untuk mengukur kesiapan tim, menguji pemain, dan menyatukan visi permainan. Dengan setiap pertandingan dianggap sebagai “final”, tekanan dan ekspektasi yang tinggi sudah terasa, jauh sebelum peluit kick off Piala Dunia 2026 benar-benar berbunyi.
(WC/GN)
sumber : www.foxsports.com
Leave a comment