Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Polisi Bola Balik Semprot Presiden FIFA Usai Sindir Fans Inggris-Wales.
FIFA world cup 2026

Polisi Bola Balik Semprot Presiden FIFA Usai Sindir Fans Inggris-Wales.

Share
Polisi Bola Balik Semprot Presiden FIFA Usai Sindir Fans Inggris-Wales.
Share

Kepala Keamanan Sepak Bola Inggris Balik Serang Sindiran Presiden FIFA ke Suporter di Piala Dunia 2026

Kepala polisi sepak bola Inggris, Chief Constable Mark Roberts, memberikan respons tegas terhadap komentar Presiden FIFA Gianni Infantino. Infantino sebelumnya menyindir perilaku suporter Inggris dan Wales jelang Piala Dunia 2026, sebuah pernyataan yang disebut Roberts sebagai “tidak membantu maupun akurat.”

Sindiran Infantino untuk Piala Dunia 2026

Komentar Infantino muncul dalam sebuah sesi briefing yang membahas persiapan dan tantangan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Ia sempat mengatakan bahwa para penggemar dapat menikmati alkohol selama turnamen tersebut jika mereka “berperilaku baik.” Pernyataan ini secara luas ditafsirkan sebagai sindiran terhadap suporter Inggris dan Wales, mengingat adanya pembatasan alkohol yang ketat selama Piala Dunia 2022 di Qatar.

FIFA telah menerima kritik atas keputusan melarang penjualan alkohol di stadion-stadion Qatar hanya dua hari sebelum turnamen dimulai, sebuah perubahan kebijakan yang mengejutkan bagi banyak pihak.

Pembelaan Tegas dari Polisi Inggris

Chief Constable Mark Roberts, yang merupakan pemimpin Dewan Kepala Polisi Nasional untuk keamanan sepak bola, langsung menanggapi sindiran tersebut. Ia menegaskan bahwa komentar Infantino tidak hanya tidak membantu, tetapi juga tidak mencerminkan kenyataan. Roberts menekankan rekor positif suporter Inggris dan Wales selama di Qatar.

“Saya tidak menganggap komentar itu membantu maupun akurat,” kata Roberts. “Komentar itu benar-benar tidak membantu dan tidak mencerminkan gambaran yang kami miliki tentang perilaku suporter Inggris dan Wales di Qatar. Kami tidak memiliki satu pun insiden serius atau penangkapan di Qatar.”

Roberts memuji para penggemar atas kemampuan mereka beradaptasi dengan budaya dan lingkungan yang berbeda di negara tuan rumah. Ia menambahkan bahwa meskipun ada tantangan dalam mengamankan turnamen besar di luar negeri, kerja sama antara polisi Inggris dan Qatar terbukti sangat efektif, menghasilkan salah satu turnamen internasional teraman bagi suporter Inggris dalam sejarah modern.

Baca juga:  Piala Dunia FIFA: Kira-kira Bakal Gimana Ya?

Konteks dan Tantangan Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah, melibatkan 48 tim, 3 negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko), serta 16 stadion berbeda. Infantino menggunakan briefing tersebut untuk meyakinkan publik tentang persiapan FIFA dalam mengatasi skala dan kerumitan logistik yang luar biasa ini.

Meskipun Infantino berusaha meredakan kekhawatiran tentang penyelenggaraan turnamen, komentarnya tentang perilaku suporter justru memicu perdebatan baru. Pernyataan Roberts menegaskan bahwa reputasi suporter Inggris, setidaknya dari sudut pandang keamanan, telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sebuah fakta yang tampaknya ingin dikesampingkan oleh Infantino.

(WC/GN)
sumber : www.gbnews.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kebangkitan Iraq di Piala Dunia: Perayaan dan Kesedihan Bersamaan!

Kebangkitan Irak di Piala Dunia membawa harapan baru, namun juga menyisakan kesedihan...

Pesan Messi Jadi Sorotan di Tengah Ketidakpastian Piala Dunia 2026!

Dalam tengah ketidakpastian Piala Dunia 2026, pesan Lionel Messi mencuri perhatian, menegaskan...

North Texas jadi lokasi resmi latihan Piala Dunia untuk Sweden dan Czechia!

North Texas terpilih sebagai lokasi resmi latihan Piala Dunia bagi tim nasional...

Kegagalan Terbesar Kualifikasi Piala Dunia: Tim Ternama yang Tersingkir!

Dalam sejarah Piala Dunia, beberapa tim ternama seperti Italia dan Brazil mengalami...