Suriname: Menuju Mimpi Piala Dunia
Zona: Amerika Utara, Tengah & Karibia (CONCACAF)
Peringkat FIFA: #123
Seragam: Merah dengan tanda hijau
Pelatih: Henk Ten Cate
Penampilan Piala Dunia Sebelumnya: 0
Geografi & Sejarah
Dengan populasi sekitar 600 ribu jiwa dan sebagian besar wilayahnya tertutup hutan hujan, Suriname berbahasa Belanda terletak di Amerika Selatan. Namun, secara budaya dan gaya permainan sepak bolanya, negara ini terasa jauh berbeda dari tetangganya di benua ini.
Sejak partisipasi mereka di fase akhir CONCACAF pada 2010, Suriname hanya mencatat 11 kemenangan dari 27 kualifikasi Piala Dunia, menjadikan mereka sebagai salah satu tim yang dianggap sebagai ‘tim yang selalu tersisih’ di kawasan ini.
Perjalanan Hingga Saat Ini
Setelah meraih kemenangan krusial melawan Puerto Rico, Suriname berhasil mengamankan posisi teratas di fase grup pertama. Kemenangan penuh melawan El Salvador dan dua hasil imbang melawan Panama memastikan mereka mengungguli Guatemala di fase round-robin.
Langkah mereka berikutnya adalah playoff antar benua; impian Suriname untuk tampil di Piala Dunia semakin mendekati kenyataan.
Koneksi Belanda
Banyak pemain Suriname, baik yang aktif maupun yang pernah bermain, memiliki latar belakang Belanda. Mereka diuntungkan oleh perubahan aturan FIFA yang memungkinkan pemain dengan keturunan Suriname yang lahir di luar negeri untuk mewakili negara ini.
Panduan Ten Cate
Tidak mengejutkan jika gaya bermain Suriname masih mengikuti prinsip-prinsip sepak bola Belanda yang sudah teruji, seperti formasi 4-3-3, umpan cepat, gelandang kreatif, serta bek sayap yang menyerang. Pelatih saat ini, Henk Ten Cate, tampak cocok untuk menerapkan metode tersebut.
Dengan pengalaman 40 tahun, termasuk sebagai asistennya di Barcelona dan Chelsea, serta pernah menukangi klub di Belanda, Ten Cate merupakan sosok yang cukup dikenal di dunia sepak bola.
Pemain Kunci
Paduan antara atletis dan keterampilan individu adalah kombinasi yang sulit dicapai, seperti yang telah dicoba tim-tim CONCACAF lainnya. Kecepatan dan kreativitas winger Sheraldo Becker (Mainz), kemampuan penyelesaian Richonell Margaret (Go Ahead Eagles), serta kualitas umpan Justin Lonwijk di lini tengah (Fortuna Sittard) memberikan variasi dalam permainan Suriname. Di sisi pertahanan, Shaquille Pinas yang bermain di Arab Saudi, serta kehadiran Dhoraso Klas dan Kenneth Paal, menambah kekuatan tim.
Kesimpulan
Suriname adalah tim yang menarik, memadukan keindahan permainan dengan hasil yang solid. Saat terbaiknya, seperti dalam kemenangan 4-0 atas El Salvador dan kemenangan 1-0 melawan Martinique di kualifikasi CONCACAF Gold Cup, mereka menunjukkan kemampuan teknik yang mumpuni.
Namun, kerentanan di lini pertahanan, seperti saat menghadapi Costa Rica (3-4) dan Guatemala (1-3), menjadi pengingat bahwa resep Belanda bisa berfungsi sebagai inspirasi sekaligus jebakan. Jika Bolivia dan Irak mampu mengeksplorasi kelemahan tersebut, perjalanan Suriname bisa menjadi refleksi dari pengalaman mereka sebelumnya.
Kesempatan untuk kualifikasi: Sedang hingga rendah.
(WC/GN)
sumber : www.thesportsnewsblitz.com
Leave a comment