Stadion Riazor Terancam Kehilangan Hak Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Sebuah stadion yang pernah menjadi panggung megah Liga Champions dan kini disiapkan untuk menjadi salah satu lokasi gelaran Piala Dunia 2030, terancam kehilangan haknya sebagai tuan rumah. Kendala serius pada proses renovasi menjadi biang keladinya.
Piala Dunia FIFA 2030 akan diselenggarakan bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko. Selain itu, tiga pertandingan pembuka juga akan berlangsung di Amerika Selatan untuk merayakan ulang tahun ke-100 turnamen ini.

Kandidat Stadion Spanyol dan Problematika Riazor
Sebanyak sembilan stadion di Spanyol dijadwalkan untuk menggelar pertandingan selama turnamen akbar tersebut. Beberapa nama besar yang sudah dipastikan adalah Nou Camp yang telah direnovasi, Santiago Bernabeu, dan Wanda Metropolitano.
Stadion Riazor, markas dari mantan klub Liga Champions Deportivo La Coruna, juga telah diseleksi awal oleh FIFA untuk menjadi salah satu venue. Namun, di sinilah masalah utama muncul: rencana renovasi besar-besaran untuk stadion tersebut belum juga dimulai.
Situasi semakin diperparah karena pekerjaan renovasi tertunda bukan hanya karena belum ada pengerjaan fisik, melainkan karena desain renovasi itu sendiri bahkan belum diselesaikan. Mirisnya lagi, dana sebesar £1,3 juta (sekitar Rp27 miliar) yang sebelumnya dialokasikan untuk pekerjaan ini telah hilang dari anggaran kota La Coruna tahun 2026. Padahal, dana tersebut dianggap esensial untuk memulai proyek renovasi yang diperkirakan akan menelan total biaya £3 juta (sekitar Rp62 miliar).

Batas Waktu Evaluasi FIFA Mendekat
Partai Popular, salah satu kekuatan politik di La Coruna, menyatakan keprihatinannya atas ketiadaan desain stadion sementara waktu evaluasi akhir FIFA semakin mendekat. Seorang pejabat mengatakan bahwa situasi ini “sangat terlambat” dibandingkan dengan kota-kota lain yang bersaing untuk menjadi tuan rumah.
Evaluasi final dari FIFA dijadwalkan akan berlangsung pada September mendatang. Jika tidak ada tanda-tanda kemajuan yang signifikan dalam renovasi Riazor, harapan warga La Coruna, kota yang dijuluki ‘Glass City’ (Kota Kaca), untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia di halaman rumah mereka sendiri bisa saja pupus.
(WC/GN)
sumber : www.thesun.ie
Leave a comment