Dua Mantan Bintang Kerala Blasters Berpeluang Gemilang di Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 semakin dekat, dan antusiasme di kalangan penggemar sepak bola sudah terasa. Turnamen akbar ini akan menampilkan format baru dengan 48 tim dan 12 grup, sebuah ekspansi signifikan yang membuka pintu bagi tim-tim nasional yang sebelumnya kurang diunggulkan. Perubahan ini juga berarti beberapa pemain yang mungkin belum pernah bermain di liga top Eropa sekalipun, kini berkesempatan untuk berlaga di panggung terbesar sepak bola dunia.
Tak hanya itu, ada kemungkinan besar para pemain asing yang pernah merumput di Indian Super League (ISL) juga bisa tampil di Piala Dunia 2026. Dengan lolosnya beberapa tim berperingkat relatif lebih rendah ke turnamen yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini, individu-individu yang telah berjuang di liga-liga yang kurang populer pun bisa merasakan pengalaman tampil di ajang paling bergengsi.
Garisfinish.com akan mengulas dua mantan pemain ISL yang berpotensi besar untuk berlaga di Piala Dunia FIFA 2026 mendatang.
Duckens Nazon (Haiti)
Mungkin tidak banyak penggemar ISL yang masih mengingat Duckens Nazon. Namun, penyerang asal Haiti ini pernah merasakan atmosfer sepak bola India pada musim 2016, ketika Kerala Blasters berhasil merekrutnya untuk memperkuat lini depan mereka.
Nazon bergabung dengan Kerala Blasters pada usia sekitar 22 tahun, setelah bermain untuk klub Prancis seperti Lorient II dan Olympique Saint-Quentin. Awal kariernya bersama Kerala Blasters cukup sulit; ia kerap dimainkan di berbagai posisi di lini depan dan gagal mencetak gol dalam delapan penampilan pertamanya.
Namun, penyerang Haiti itu akhirnya mencetak gol krusial dalam kemenangan 2-1 atas FC Pune City, membantu The Tuskers mengamankan tempat di babak playoff ISL. Nazon kemudian menunjukkan performa impresif di playoff, mencetak gol penting melawan Delhi Dynamos di leg kedua dan mengantar timnya mencapai final ISL.
Nazon juga tampil di final ISL 2016 antara Kerala Blasters dan Atletico de Kolkata, namun gagal mencetak gol dan harus melihat timnya kalah di pertandingan puncak. Tak lama setelah itu, ia meninggalkan Kerala Blasters dan pindah ke Inggris, menghabiskan waktu singkat bersama tim cadangan Wolverhampton Wanderers.
Pemain berusia 31 tahun ini telah menjadi seorang “petualang” dalam kariernya, bermain untuk 13 klub berbeda, dan saat ini membela Esteghlal di divisi teratas Liga Iran. Akan tetapi, Nazon benar-benar bersinar bersama tim nasional Haiti sejak debutnya pada tahun 2014. Ia telah mencetak 44 gol dalam 78 penampilan untuk Haiti, termasuk empat gol dalam kampanye kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 yang membantu timnya meraih tiket ke turnamen tersebut.
Nazon kini siap membuat debut Piala Dunianya untuk Haiti pada edisi mendatang, sekaligus menjadi perwakilan dari Indian Super League di kancah global.
Ivan Kalyuzhny (Ukraina)
Ivan Kalyuzhnyi, gelandang internasional Ukraina yang pernah bermain untuk Kerala Blasters FC, bisa jadi akan mencapai tonggak sejarah luar biasa saat ia dan tim nasional Ukraina berjuang untuk mendapatkan tempat di Piala Dunia 2026.
Selama waktunya bersama KBFC, Ivan dengan cepat memikat hati para penggemar di Kochi berkat etos kerja tanpa lelah, umpan-umpan akurat, dan kemampuannya untuk terlambat masuk ke kotak penalti. Ia mengakhiri masa tugasnya di India dengan 4 gol dari 18 penampilan, meninggalkan kesan kuat meskipun hanya menghabiskan satu musim dengan seragam kuning. Periode tersebut terbukti menjadi babak penting dalam kariernya, membantunya mendapatkan kepercayaan diri dan pengakuan yang lebih luas.
Setelah kembali ke Ukraina, penampilan konsisten Ivan di klub telah membuahkan hasil di kancah internasional. Pada Oktober 2024, ia mendapatkan panggilan senior pertamanya untuk tim nasional Ukraina dan sejak itu menjadi langganan reguler.
Ukraina sendiri berhasil finis di posisi kedua dalam grup kualifikasi mereka, tepat di belakang Prancis, dan kini melangkah ke babak selanjutnya. Di babak krusial ini, mereka akan menghadapi tim-tim seperti Swedia, Polandia, dan Albania, demi memperebutkan tiket menuju Piala Dunia FIFA 2026. Perjalanan Ivan Kalyuzhny bersama Ukraina masih berlanjut, dengan harapan dapat membawa warna ISL ke panggung sepak bola terakbar.
(WC/GN)
sumber : khelnow.com
Leave a comment