25 Wasit Asia Siap Bertugas di Piala Dunia 2026, Tanpa Representasi Korea Selatan
FIFA secara resmi mengumumkan bahwa sebanyak 25 wasit dari negara-negara anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan ditugaskan untuk Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Amerika Utara. Ini merupakan jumlah terbesar yang pernah ada, meningkat enam wasit dibandingkan dengan Piala Dunia Qatar 2022. Namun, tidak ada nama wasit Korea Selatan dalam daftar tersebut.
Kekurangan Representasi Korea Selatan
Selama 16 tahun terakhir, Korea Selatan belum mampu mengirimkan wasit ke Piala Dunia. Sejak Piala Dunia 2006 di Jerman, pengakuan terhadap wasit asal Korea Selatan telah merosot. Kim Young-joo, yang merupakan wasit Korea Selatan pertama pada Piala Dunia 2002, terakhir kali tampil dalam turnamen global tersebut. Mentalitas dan sikap wasit lokal dipertanyakan mengingat negara tetangga seperti Jepang dan China berhasil mengirimkan perwakilan mereka ke turnamen internasional.
Komposisi Wasit Asia
Tim wasit asal Asia yang terpilih terdiri dari delapan wasit utama, 12 asisten wasit, dan lima wasit VAR. FIFA menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari usaha AFC untuk mengembangkan wasit elit. Salah satu wasit yang menarik perhatian adalah Abdullah Al-Shehri dari Saudi Arabia, yang menjadi wasit VAR pertama dalam sejarah Piala Dunia.
Wasit Debutan dan Pengalaman
Dari total wasit yang ditunjuk, lima di antaranya akan melakukan debut mereka di pentas Piala Dunia. Beberapa wasit yang sudah berpengalaman antara lain Alireza Pagani dari Australia dan Abdulrahman Al-Jasim dari Qatar yang masing-masing telah bertugas di edisi Piala Dunia sebelumnya. Manning dari China, yang juga terpilih, sebelumnya menjadi wasit di beberapa pertandingan besar, termasuk final Asian Cup 2024.
Wasit Yusuke Araki dari Jepang, yang telah berpengalaman di kompetisi elite Asia, juga diharapkan bisa menunjukkan kualitasnya di Piala Dunia mendatang.
Dampak Terhadap Dunia Wasit di Korea Selatan
Sementara itu, ketidakmampuan Korea Selatan untuk mengirim wasit ke Piala Dunia menunjukkan tantangan besar bagi pengembangan saviorasi di negara tersebut. Sementara wasit dari negara-negara seperti Jepang dan China mendapatkan kesempatan untuk tampil di turnamen besar, wasit asal Korea Selatan malah terpaksa menjalani masa-masa sulit di panggung internasional.
Pembagian posisi dan pengalaman menjadi hal yang krusial dalam dunia wasit, dan harapan untuk melihat perwakilan Korea Selatan kembali di turnamen besar harus terus dijaga.
(WC/GN)
sumber : www.starnewskorea.com
Leave a comment