Wolves Masih Terjerat Tanpa Kemenangan di Premier League
Vítor Pereira dan tim Wolverhampton Wanderers kini terus menunggu kemenangan di Premier League. Sejak 26 April, mereka belum merasakan nikmatnya meraih tiga poin, mencatatkan 14 pertandingan tanpa kemenangan selama 189 hari. Situasi ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan berubah ketika mereka kembali bertanding di akhir pekan.
Jalannya Pertandingan
Fulham membuka keunggulan di menit kesembilan melalui Ryan Sessegnon. Dengan gol tersebut, peluang Wolves untuk bangkit semakin tipis, terlebih setelah Emmanuel Agbadou diusir dari lapangan pada babak pertama. Gol kedua dari Harry Wilson dan gol bunuh diri Yerson Mosquera menutup pertandingan dengan kemenangan bagi Fulham, menjadikan Wolves terpaut delapan poin dari zona aman.
Setelah pertandingan, para penggemar Wolves melontarkan ejekan kepada tim mereka, dengan teriakan “Anda akan dipecat besok” sebelum sorakan kecewa menggema di stadion saat peluit akhir dibunyikan di tengah derasnya hujan.
Reaksi Pemain
Penjaga gawang Sam Johnstone menyampaikan penilaian keras terhadap penampilan timnya, mengatakan, “Frustrasi. Memalukan. Tidak cukup baik dan kita perlu melakukan lebih baik. Kami meminta maaf kepada fans.” Pernyataan ini mencerminkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap performa tim.
Meski mempertahankan keyakinan bahwa ia memiliki kemampuan untuk memperbaiki keadaan, Pereira mengakui bahwa kualitas serangan timnya masih kurang. “Secara taktis, teknis, dan fisik, kami tidak cukup baik,” kata Pereira. Ia juga menambahkan bahwa ia tidak melihat energi yang dibutuhkan dari pemainnya dan merasa perlu berdiskusi bersama mereka untuk mencari tahu apa yang hilang.
Performa Fulham
Fulham memasuki laga ini dengan performa buruk, namun mereka berhasil memanfaatkan situasi untuk meraih kemenangan. Setelah gol awal, Marco Silva menilai gol tersebut memberi ketenangan yang dibutuhkan timnya untuk membangun kemenangan. “Di babak pertama kami terlihat sedikit cemas,” ungkapnya.
Hanya West Ham yang lebih banyak kebobolan dibanding Wolves dalam sembilan pertandingan pertama. Keberuntungan tampaknya tidak berpihak pada Wolves, yang dengan cepat kehilangan harapan setelah kartu merah Agbadou. Meskipun ada kontroversi terkait kartu merah tersebut, peluang Wolves untuk bangkit semakin menipis.
Kenny Tete hampir menggandakan keunggulan, tetapi usaha kerasnya dihentikan oleh Johnstone. Sessegnon kemudian menjadi penentu dengan assist yang berujung pada gol bunuh diri Mosquera, menunjukkan betapa sulitnya situasi yang dihadapi Wolves saat ini.
Dampak Pertandingan
Dengan hasil ini, Wolves kini berada dalam posisi yang semakin terdesak untuk meraih kemenangan. Keputusan pemilik klub untuk mendukung Pereira mungkin akan diuji jika performa buruk berlanjut. Pertandingan berikutnya akan menjadi krusial dalam menentukan arah tim ini, baik secara teknik maupun mental.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment