Analisis Transfer Buruk di Premier League 2025/26
Florian Wirtz, gelandang serang yang diboyong Liverpool dengan harga 100 juta pound, memang belum menunjukkan performa sesuai harapan di awal musim 2025/26. Namun, dia bukanlah transfer terburuk di Premier League saat ini.
Berikut adalah lima transfer dari jendela transfer musim panas 2025 yang tampil jauh lebih buruk dari Wirtz sejauh ini.
Everton ST Thierno Barry
Tim Merseyside lainnya, Everton, menghadirkan Thierno Barry sebagai penyerang baru. S mentre bintang baru seperti Jack Grealish dan Iliman Ndiaye menjadi pilar penting bagi tim, Barry justru berjuang untuk tampil impresif dan menunjukkan performa yang kurang memuaskan.
Barry terlihat kesulitan menyesuaikan diri dengan ritme permainan Premier League. Meskipun ada masa adaptasi, performanya saat ini tidak sesuai harapan.
Newcastle RW Anthony Elanga
Anthony Elanga bisa dibilang sebagai salah satu signing terburuk di Premier League musim ini. Newcastle mengeluarkan 55 juta pound untuk pemain yang hanya memiliki satu tahun gemilang di Nottingham Forest. Sayangnya, performanya di Premier League setelah itu sangat minim.
Elanga benar-benar tidak memberikan kontribusi berarti di sisi sayap Newcastle. Dia tidak mampu menciptakan ancaman gol atau membantu penguasaan bola tim, sehingga banyak pihak merasa dia layak mendapatkan kritik lebih dari Wirtz.
Chelsea LW Jamie Bynoe-Gittens
Jamie Bynoe-Gittens terkesan kurang percaya diri di lapangan, meskipun ia menunjukkan performa yang lebih baik saat bermain di Piala Liga. Di saat Wirtz bersinar di Liga Champions, Bynoe-Gittens tampaknya belum bisa mengikuti jejaknya.
Setelah tampil menjanjikan di Dortmund, kinerja Gittens mengalami penurunan di bawah manajer Niko Kovac, dan sekarang ia terlihat tidak layak bermain di Premier League.
Nottingham Forest ST Igor Jesus
Igor Jesus seakan menghilang di Nottingham Forest. Usahanya untuk beradaptasi dengan Premier League tampaknya gagal, dan pada usia 24 tahun, ekspektasi seharusnya lebih tinggi. Terlebih, rekan setimnya, Estevao, yang masih berusia 18 tahun, bermain jauh lebih baik di tingkat kompetisi yang lebih tinggi.
Aston Villa FW Evann Guessand
Aston Villa mencari tambahan daya serang dengan mendatangkan Evann Guessand setelah musim yang cukup baik di Ligue 1. Sayangnya, Guessand justru berkontribusi negatif dan tampaknya menyulitkan rekan-rekannya di lapangan.
Bisa dibilang, Aston Villa lebih baik tanpa kehadiran Guessand, dan performa Wirtz terasa lebih mengesankan dibandingkan dengan apa yang ditunjukkan pemain ini saat ini.
Dengan perjalanan musim yang masih panjang, para pemain ini membutuhkan perbaikan untuk memenuhi ekspektasi yang telah diletakkan oleh klub dan penggemar. Semoga saja mereka bisa segera menunjukkan performa yang lebih baik di lapangan.
(PL/GN)
sumber : www.yardbarker.com
Leave a comment