Situasi Thomas Frank di Tottenham: Tekanan di Tengah Performa yang Tidak Konsisten
“Jika kamu tidak menang, maka kamu berada di bawah tekanan.”
Itulah yang dirasakan pelatih baru Tottenham, Thomas Frank, saat timnya kini menduduki peringkat ke-10 di Premier League.
Awal yang Sulit untuk Frank
Setelah ditunjuk sebagai pengganti Ange Postecoglou yang dipecat pada bulan Juni lalu, Frank mendapatkan banyak kritik akibat awal karirnya yang kurang memuaskan.
Tottenham legenda Jermain Defoe berpendapat bahwa tim Frank menunjukkan “karakter” di dua pertandingan terakhir mereka. Namun, tantangan besar tetap ada: dapatkah mereka kembali ke jalur kemenangan setelah hanya menyelesaikan musim lalu di peringkat ke-17 dan meraih trofi di tengah periode perubahan yang kacau?
Kondisi Postecoglou yang Tidak Menguntungkan
Sebagai catatan, pemecatan Postecoglou terjadi setelah ia berhasil mengakhiri masa puasa trofi selama 17 tahun dengan mengalahkan Manchester United 1-0 di final Liga Europa. Namun, prestasi di liga sangat buruk, dengan mereka terjebak di bawah klasemen.
“Posisi liga mereka yang berada di peringkat ke-17 menjadi alasan utama pemecatan,” ungkap Defoe yang mencetak 91 gol dalam 276 penampilan di Premier League untuk Spurs.
Pencarian Identitas Tim
Setelah 15 pertandingan, kritik terbesar terhadap Frank adalah pendekatan defensif yang diterapkan tim. Pendekatan ini dianggap lebih cocok untuk tim yang lebih kecil seperti Brentford, bukan untuk Tottenham yang memiliki fanbase yang menginginkan permainan yang lebih atraktif.
Frank berusaha menjadikan timnya solid dan sulit dikalahkan. Namun, keseimbangan antara pertahanan yang kokoh dan menyerang masih menjadi tantangan.
Reaksi Penggemar
Respon dari pendukung cukup terbelah. Sebelumnya, penjaga gawang Guglielmo Vicario sempat mendapatkan boo setelah kesalahan fatal dalam pertandingan melawan Fulham.
“Reaksi fans terhadap Vicario tidak bisa diterima. Booing setelah pertandingan, saya tidak masalah, tetapi ketika pertandingan masih berlangsung, kita harus bersatu,” tegas Frank.
Peluang dan Tantangan ke Depan
Tak ada keraguan bahwa Tottenham harus segera memperbaiki performa di kandang agar bisa bertahan di jalur persaingan. Saat ini, mereka menunjukkan hasil positif saat berlaga tandang, meraih 14 poin dari tujuh pertandingan.
Frank mesti segera menciptakan atmosfer kemenangan di Tottenham Hotspur Stadium untuk mendapatkan kembali dukungan fans. Seperti yang dinyatakan Defoe, “Hasil positif adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kembali kepercayaan penggemar.”
Pemain Baru dan Harapan untuk Masa Depan
Frank juga harus memaksimalkan potensi pemain anyar seperti Mohammed Kudus dan Xavi Simons, yang mulai menunjukkan performa lebih baik. Simons, khususnya, akhirnya mencetak gol pada pertandingan terakhir melawan Brentford dan menunjukan harapan baru.
Fokus ke Masa Depan
Dengan pertandingan mendatang dan fokus pada peningkatan performa tim, harapan tetap ada untuk Tottenham dalam bersaing di Premier League. Sekarang tugas Frank adalah meramu strategi yang seimbang antara pertahanan dan serangan untuk mencapai kesuksesan.
(PL/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
Leave a comment