Amario Cozier-Duberry Memukau di Bolton: Dari Arsenal ke Puncak Permainan
Pujian dari Jack Wilshere
Jack Wilshere, mantan pemain Arsenal, menggambarkan Amario Cozier-Duberry sebagai “tidak terhentikan” pada masa dia melatihnya di tim U-18 Arsenal. Wilshere mengatakan, “Jika kamu memberinya bola, dia bisa menciptakan peluang. Kamu bisa menyusun rencana permainan, tetapi dengan individu seperti dia, kamu memiliki peluang.”
Cozier-Duberry Bersinar di Bolton
Bintang muda Brighton & Hove Albion ini kini menampilkan kualitasnya di League One. Dari 17 pemain yang dipinjamkan oleh Brighton selama jendela transfer musim panas ke klub-klub di tiga divisi teratas Inggris serta liga-liga utama di Italia, Prancis, Belanda, dan Amerika Serikat, Cozier-Duberry tampil menonjol.
Sejauh ini, dia sudah mencetak enam gol dan membuat tujuh assist dalam 18 pertandingan untuk Bolton Wanderers, termasuk gol spektakuler yang menyelamatkan hasil imbang 1-1 melawan Leyton Orient pada menit-menit akhir di bulan September. Pindah dari Blackburn Rovers ke Bolton, yang berjarak 13 mil, terbukti merupakan langkah yang cerdas bagi winger berusia 20 tahun ini.
Amario Cozier-Duberry mencetak salah satu gol penyama kedudukan di menit ke-94 yang sangat menakjubkan! pic.twitter.com/EnJbzuPwTd
— Sky Sports Premier League (@SkySportsPL) 14 September 2025
Perkembangan Positif di Bolton
Di Blackburn, performa defensif Cozier-Duberry cukup baik, namun kontribusi serangnya terbilang minim—hanya satu gol dan tanpa assist dalam 22 penampilan liga. Gaya permainan pragmatis di bawah pelatih John Eustace dan kemudian Valerien Ismael tidak cocok dengan gaya bermainnya.
Sementara itu, di Bolton, pelatih Steve Schumacher menerapkan sistem 4-2-3-1 yang memberinya kebebasan bermain sebagai winger terbalik, mirip dengan yang digunakan Fabian Hurzeler di Brighton.
Minat dari Klub Lain
Beberapa klub Championship menunjukkan minat terhadap Cozier-Duberry, tapi mereka memilih untuk menunggu hingga akhir jendela transfer. Situasi ini bisa saja mengakibatkan dia kembali terjebak dalam ketidakpastian, mengingat ia baru saja bergabung dengan Blackburn sebelum jendela transfer musim panas 2024 ditutup.
Pengalaman Menjanjikan di Bolton
Cozier-Duberry mendapat kesempatan untuk memulai musim dengan baik di Bolton setelah tiba di awal bulan Juli. Pinjaman ini juga dilengkapi dengan opsi recall pada bulan Januari. Jika penampilannya terus berlanjut, bisa jadi dia akan kembali diperhitungkan di Brighton, terutama dengan kontraknya yang berlaku hingga Juni 2028.
Jason Ayto, Direktur Olahraga Brighton, yang mengenal Cozier-Duberry sejak di Arsenal, menyaksikan langkah positifnya. Meskipun persaingan di posisi winger cukup ketat, perkembangan Cozier-Duberry di Bolton menjadi sinyal baik untuk masa depannya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Setiap pinjaman membawa risiko, tetapi cozier-Duberry menunjukkan bahwa ia mampu beradaptasi dan berkembang di klub yang tepat. Performa menjanjikannya di Bolton tidak hanya penting bagi karirnya pribadi, tetapi juga bisa memiliki dampak besar bagi Brighton di masa hadapan saat ia kembali dengan pengalaman baru dan kepercayaan diri yang meningkat.
(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment