Perjalanan Karier Sam Clucas: Dari Liga Premier ke Dunia Pelatihan
Sam Clucas, yang memulai debutnya di Liga Premier pada usia 25 tahun, berbagi kisah perjalanan kariernya yang menarik, melintasi lima liga teratas Inggris, serta transisinya ke dalam dunia pelatihan dan media. Dalam wawancara eksklusif dengan Flashscore, Clucas merenungkan momen-momen penting dalam kariernya, termasuk debutnya melawan Leicester, kepindahannya dari Hull City ke Swansea, dan pengalaman bermain bersama pemain-pemain hebat.
Dari Debut hingga Transisi
Clucas mengenang dengan jelas debutnya di Premier League, sebuah pertandingan melawan Leicester yang baru saja menjadi juara, dan bagaimana dia berhasil meraih kemenangan. “Momen itu sangat spesial, dapat bermain dan mencetak gol di Liga Premier, artinya saya telah mencetak gol di semua liga profesional Inggris, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ujarnya.
Kepindahan ke Swansea City
Kepindahan Clucas dari Hull City ke Swansea City merupakan langkah besar dalam kariernya. “Saya tidak mencari untuk pindah, namun setelah musim yang baik di Liga Premier, kesempatan ini tidak bisa saya lewatkan. Saya merasa Swansea adalah klub yang tepat dengan gaya permainan yang sesuai,” katanya. Meskipun ada tantangan seperti biaya transfer dan ekspektasi dari para pendukung, Clucas menikmati waktunya di Swansea meski di lingkungan yang sulit.
Kualitas Gelandang yang Sukses
Clucas juga membahas kualitas yang diperlukan bagi seorang gelandang untuk sukses di tingkat tertinggi. “Pemain harus mampu melakukan segalanya dengan baik. Saya merasakan Liga Premier adalah liga yang lebih mudah dalam hal mendapatkan bola, namun ketika hilang, Anda harus siap menghadapi konsekuensinya,” ungkapnya. Dia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental.
Perbandingan Liga
Mengenai perbedaan antara Championship dan Premier League, Clucas berpendapat bahwa jelas ada peningkatan dalam kualitas permainan. “Di Premier League, ada tim-tim yang memang berada di atas yang lainnya. Namun, di Championship, setiap tim bisa saling mengalahkan,” tambahnya.
Motivasi dalam Masa Sulit
Saat menghadapi masa-masa sulit, seperti cedera atau performa tim yang buruk, Clucas mengaku tetap bersyukur bisa menjalani profesinya. “Saya selalu mengingat bahwa saya dibayar untuk bermain sepak bola, itu adalah pekerjaan terbaik di dunia,” ujarnya.
Pelajaran dari Pelatih Terkenal
Clucas berbagi pengalaman bekerja dengan pelatih terkenal seperti Steve Bruce dan Marco Silva. Dari setiap pelatih, ia mengambil pelajaran berharga untuk pengembangan dirinya sebagai pemain dan calon pelatih.
Pemain Terbaik dan Lawan Tersulit
Ditanya tentang rekan setim terbaik yang pernah ia miliki, Clucas menyebut Tom Huddlestone karena kemampuan teknisnya yang luar biasa. Sementara itu, untuk lawan tersulit, ia menyebut Philippe Coutinho dan Eden Hazard berkat kelincahan mereka di lapangan.
Perkembangan Jarrod Bowen
Clucas juga mencatat perkembangan Jarrod Bowen, yang ia kenal saat sama-sama bermain di Hull. “Saya sudah melihat potensi Jarrod sejak awal. Dia memiliki kemampuan dan mentalitas untuk mencapai level tertinggi,” puji Clucas.
Kemajuan Harry Maguire
Berbicara tentang Harry Maguire, Clucas menyebutnya sebagai sosok yang baik dan terlalu sering mendapat kritik yang tidak adil. “Dia adalah pemain yang hebat dan kini mulai mendapatkan pengakuan yang layak,” katanya.
Pencapaian Andy Robertson
Clucas juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap Andy Robertson yang kini menjadi kapten timnas Skotlandia dan pemain penting di Liverpool. “Dia layak dengan semua yang telah dicapainya,” ujarnya.
Pengalaman Bersama Bojan Krkić
Bermain bersama mantan bintang Barcelona, Bojan Krkić, Clucas mengakui kemampuan teknis Bojan yang sangat baik. “Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah saya temui,” ungkap Clucas.
Perhatian terhadap Kesehatan Mental
Clucas menyoroti perlunya perhatian terhadap kesehatan mental pemain, terutama di kalangan pemain muda, dan mengakui perubahan positif dalam dukungan yang diberikan oleh klub saat ini.
Form Terbaru dan Masa Depan
Menyinggung performanya saat ini di Shrewsbury, Clucas merasa senang dan berambisi untuk tetap berkontribusi. “Ini adalah pekerjaan terbaik di dunia, dan saya akan terus bermain selama saya bisa,” katanya.
Selain itu, Clucas telah mulai mengambil langkah untuk masa depannya di dunia sepak bola dengan menyelesaikan lisensi pelatihnya dan terlibat dalam kegiatan media. “Saya ingin memberikan kembali kepada sepak bola dan berbagi pengalaman saya,” tutupnya.
(PL/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment