Pergeseran Kekuatan Sepak Bola Manchester: Erling Haaland Ciptakan Rekor Baru
Manchester, kota yang selalu dikenal dengan kejayaan sepak bola, kini kembali menarik perhatian setelah Erling Haaland melanjutkan momentum positifnya. Dengan pencapaian yang baru diraih, sejarah sepak bola di kota ini mengalami pergeseran yang signifikan. Haaland berhasil mencapai tonggak sejarah baru di Premier League, memicu perbandingan dengan Cristiano Ronaldo, yang dulu menjadi ikon di Manchester United.
Dominasi Yang Terlihat Biasa
Kemenangan Manchester City atas Crystal Palace di Premier League terlihat cukup biasa. Haaland mencetak dua gol, satu dengan sundulan dan satu lagi melalui penalti, membawa tim meraih tiga poin dengan tenang. Namun, di balik itu, ada makna historis yang besar.
Dua gol tersebut membuat Haaland mengumpulkan 146 gol dalam 168 penampilan untuk Manchester City di semua kompetisi. Angka ini mengguncang narasi sepak bola Manchester, dan pengaruhnya baru terasa setelah menganalisis pencapaian ini lebih dalam.
Melewati Jejak Ronaldo
Jumlah gol yang dicetak Haaland untuk Manchester City kini melampaui Cristiano Ronaldo ketika berseragam Manchester United. Ronaldo mengakhiri dua periode di Old Trafford dengan 145 gol dalam 346 penampilan, sementara Haaland sudah melampaui angka tersebut dalam kurang dari separuh jumlah pertandingan, dengan rata-rata mencetak gol setiap 94 menit, dibandingkan dengan Ronaldo yang mencetak gol setiap 183 menit.
Efisiensi dalam Mencetak Gol
Sejak kedatangannya ke Inggris pada tahun 2022, Haaland sudah memecahkan banyak rekor dengan cepat. Ia menjadi pemain tercepat dalam sejarah Premier League yang mencapai 100 gol hanya dalam 111 pertandingan. Musim ini saja, ia sudah mencetak 17 gol dalam 16 pertandingan, menunjukkan bahwa ia merupakan penyelesaian terbaik di liga.
Di antara para legenda Premier League, rekor 260 gol milik Alan Shearer masih menjadi target utama. Namun, Haaland sudah mencatat 102 gol dalam 113 penampilan, menjadikannya berada di jalur yang sangat menjanjikan untuk melampaui rekor yang ada.
Menjaga Warisan Ronaldo Sambil Mengakui Realitas
Konteks sangat penting di sini. Ronaldo datang ke Inggris sebagai seorang winger, dan baru berkembang menjadi pencetak gol setelah beberapa tahun. Periode keduanya di Manchester datang di usia 36 tahun. Di sisi lain, Haaland datang sebagai seorang striker yang siap menunjukkan dominasinya sejak awal.
Menariknya, jika dibandingkan dengan statistik Ronaldo di Real Madrid, terungkap bahwa ia membutuhkan 143 pertandingan untuk mencetak 145 gol, yang lebih sedikit dibandingkan kebutuhan Haaland untuk mencapai angka yang sama di City. Perbandingan ini menempatkan pencapaian Haaland dalam konteks yang lebih luas, di mana ia sedang mendefinisikan kembali sepak bola Inggris.
Bagaimana pun juga, prestasi Haaland memberikan dampak signifikan terhadap dinamika kekuatan sepak bola di Manchester, dan ia telah menyulap harapan baru bagi para penggemar Manchester City untuk pencapaian lebih lanjut di masa depan.
(PL/GN)
sumber : worldsoccertalk.com
Leave a comment