Terry: Salah dan De Bruyne Belum Siap Saat Bergabung dengan Chelsea
Eks kapten Chelsea, John Terry, menyatakan bahwa baik Mohamed Salah maupun Kevin De Bruyne tidak dalam kondisi “siap” ketika bergabung dengan Chelsea di awal karir mereka.
Pindah ke Chelsea
De Bruyne adalah yang pertama bergabung dengan Chelsea, secara resmi menjadi bagian dari tim utama pada musim panas 2013. Salah datang enam bulan kemudian, tetapi pada saat itu, De Bruyne sudah memutuskan untuk pindah ke Wolfsburg. Salah, yang masih muda, hanya bertahan satu tahun di bawah pelatih José Mourinho sebelum akhirnya pindah ke Roma.
Kembali ke Premier League
Keduanya kemudian kembali ke Premier League dengan Manchester City dan Liverpool, di mana mereka menjadi kunci di dua klub paling sukses dalam kompetisi dalam beberapa tahun terakhir, berhasil mengalahkan banyak tim, termasuk Chelsea.
Statistik Karir di Chelsea
| Statistic | Mohamed Salah | Kevin De Bruyne |
|---|---|---|
| Penampilan untuk Chelsea | 19 | 9 |
| Gol untuk Chelsea | 2 | 0 |
| Penampilan melawan Chelsea | 25 | 22 |
| Gol melawan Chelsea | 8 | 5 |
Sumber: Transfermarkt
Pendapat John Terry
Dengan melihat semua kesuksesan yang diraih kedua pemain tersebut, Terry mengakui saat itu tidak ada yang bisa memprediksi apa yang akan terjadi. “Kevin De Bruyne dan Mo Salah datang dan sekarang mereka menjadi pemain hebat di dunia. Mereka datang pada saat yang tidak siap untuk grup,” ujar Terry dalam podcast bersama mantan rekannya, John Obi Mikel.
Kesulitan di Tim Chelsea
Terry melanjutkan bahwa tingkat pelatihan di Chelsea saat itu sangat tinggi. “Mereka menunjukkan sedikit kualitas, tetapi level latihan di Chelsea adalah yang paling keras yang pernah saya alami.” Saat De Bruyne bergabung, Chelsea baru saja meraih gelar Liga Champions pertama mereka dan diikuti dengan Piala Europa pada tahun 2013. Salah sendiri tidak mendapatkan trofi di musim pertamanya, tetapi Chelsea mencapai semifinal Liga Champions dan finis ketiga di Premier League.
Dampak Bagi Tim
Kejayaan yang diraih Chelsea pada tahun-tahun setelahnya—termasuk gelar liga pada tahun 2015—menjadi bukti bahwa meskipun Salah dan De Bruyne tidak berhasil di Chelsea, mereka akhirnya menemukan tempat mereka di klub-klub lain dengan prestasi yang luar biasa. Kini, kedua pemain ini menjadi contoh nyata dari bakat yang terasah saat berada di lingkungan yang tepat.
(PL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment