Statistik Gol di Liga Premier: Penurunan yang Mencolok
Musim ini, Liga Premier Inggris mencatatkan 301 gol dari 110 pertandingan, rata-rata 2.74 gol per pertandingan. Jika tren ini terus berlanjut, angka tersebut akan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir, sejak musim 2020-21 yang mencatat rata-rata 2.69 gol.
Gol dari Permainan Terbuka
Sementara itu, gol yang dicetak dari permainan terbuka mencapai 196, dengan rata-rata 1.78 gol per pertandingan. Ini berpotensi menjadi angka terendah dalam 16 tahun terakhir, sejak musim 2009-10 yang memiliki rata-rata 1.76 gol.
Perlu dicatat bahwa musim 2009-10 juga merupakan satu-satunya musim Liga Premier di mana gol dari set-piece non-penalti lebih sering terjadi dibandingkan musim ini, di mana rata-ratanya mencapai 0.77 gol per pertandingan dibandingkan 0.79 pada 2009-10.
Tim-Tim yang Berkontribusi
Dalam hal gol dari permainan terbuka, Wolverhampton Wanderers mencatatkan penurunan yang signifikan, hanya berhasil mencetak empat gol dalam 11 pertandingan, terpaut 10 gol dibandingkan dengan periode yang sama musim lalu.
Di luar Wolves, penurunan gol dari permainan terbuka lebih banyak terlihat di tim-tim London. Lima dari tujuh tim asal ibukota Inggris ini mencetak setidaknya lima gol lebih sedikit dibandingkan musim lalu.
Meskipun demikian, penurunan ini sebagian disebabkan oleh banyaknya gol yang mereka cetak di awal musim lalu, bukan karena kesulitan mencetak gol di musim ini.
Peningkatan Manchester City
Sementara itu, Manchester City mencatatkan peningkatan yang signifikan. Hampir semua dari 23 gol yang mereka cetak musim ini berasal dari permainan terbuka, dengan hanya satu gol dari situasi lain.
Dengan data ini, jelas bahwa terdapat perubahan dalam pola pencetak gol di Liga Premier. Tim-tim harus segera menyesuaikan strategi mereka agar dapat meningkatkan produktivitas di depan gawang.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.co.uk
Leave a comment