Crystal Palace Raih Kemenangan Di Derby London Melawan Fulham
Gol telat dari kapten Crystal Palace membawa tim meraih kemenangan di Craven Cottage pada Minggu. Simak fakta-fakta menarik dan data Opta seputar pertandingan Fulham versus Crystal Palace di halaman statistik kami.
Jalannya Pertandingan
Gol sundulan Marc Guéhi di penghujung pertandingan memberikan Crystal Palace tiga poin penuh dalam derby London melawan Fulham di Craven Cottage, Minggu lalu.
Eddie Nketiah membuka keunggulan bagi Palace setelah melakukan serangan terorganisir, namun Harry Wilson berhasil menyamakan kedudukan dengan penyelesaian yang ciamik sebelum jeda, dalam pertandingan yang seimbang.
Guéhi sukses menyundul bola hasil sepak pojok Yeremy Pino dengan waktu kurang dari tiga menit tersisa, menjadikannya 2-1 yang membawa tim asuhan Oliver Glasner meraih kemenangan dan naik ke peringkat empat Premier League. Fulham masih terpuruk di posisi 15, hanya empat poin di atas zona degradasi.
Daniel Muñoz tidak masuk dalam skuad Crystal Palace. Ini menjadi kali kedua pemain Kolombia tersebut absen dari starting XI Palace di Premier League sejak debut pada Februari 2024, menghentikan rentetan 35 pertandingan berturut-turut setelah kekalahan 1-5 dari Arsenal pada Desember 2024.
Setelah berpartisipasi dalam pertandingan luar biasa melawan Manchester City yang berakhir dengan skor 5-4, Fulham memulai laga ini dengan baik, namun mereka tak dapat mengungguli tim tamu dengan baik di menit ke-20.
Guéhi mengumpan bola ke Adam Wharton, yang sebelumnya mengoper bola indah ke Tyrick Mitchell untuk memulai serangan. Wharton kemudian memberi umpan pertama ke dalam kotak penalti, yang disambar Nketiah dan berhasil menembus gawang Fulham.
Ini merupakan gol ketiga Nketiah di ajang Premier League melawan Fulham, sama banyaknya dengan yang ia cetak ke gawang Sheffield United.
Meski gol Palace apik, penyamaaan Fulham di menit ke-38 tak kalah menarik. Alex Iwobi mengoper bola kepada Wilson di pinggir kotak, di mana Wilson melakukan satu dua dengan Raúl Jiménez sebelum menggocek bola dengan kaki kirinya melewati usaha penyelamatan Dean Henderson.
Fulham hampir saja membalikkan keadaan di awal babak kedua ketika Iwobi menyundul bola dari umpan Samuel Chukwueze yang mengenai mistar gawang, dan Emile Smith Rowe berhasil mencetak gol, namun VAR menunjukkan Chukwueze dalam posisi offside sebelum itu terjadi.
Setelah beberapa peluang, pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, namun sebuah sepak pojok di menit ke-87 menjadi kunci kemenangan bagi Palace. Umpan silang Pino menemui kepala Guéhi yang tak sulit untuk menjebol gawang Bernd Leno dari jarak dekat.
Sejak Glasner menjadi pelatih pada Maret 2024, hanya Arsenal, Liverpool, dan Manchester City yang memperoleh lebih banyak poin di laga tandang Premier League daripada Palace, yang kini mengoleksi 52 poin dari 33 pertandingan (14 menang, 10 seri, 9 kalah).
Kemenangan ini mengangkat posisi Palace ke empat besar Premier League, menandakan prestasi terbaik mereka pada level ini di musim ini yang semakin menjanjikan.
Statistik Pertandingan Fulham vs Crystal Palace
- Crystal Palace telah memenangkan lima dari delapan derby London tandang di Premier League 2025 (D2 L1), jumlah yang sama dengan total kemenangan mereka di tahun-tahun sebelumnya (2018-2024).
- Fulham telah kalah tujuh dari sepuluh pertandingan terakhir mereka di Premier League (W3), merupakan rekor terburuk dalam sepuluh pertandingan di bawah manajer Marco Silva.
- Palace mencatatkan delapan kemenangan di Premier League 2025 saat memiliki penguasaan bola kurang dari 40%, lebih banyak dibandingkan tim lainnya. Ini adalah pertama kalinya Eagles berada di posisi empat besar dalam kampanye Premier League sejauh ini.
Ikuti newsletter sepak bola kami untuk mendapatkan konten eksklusif setiap minggu. Jangan lupa untuk mengikuti akun resmi kami di X, Instagram, TikTok dan Facebook.
(PL/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment