Home Sepakbola Inggris Premier League Pentingnya Serangan Flank Kanan Newcastle dan Gol Woltemade
Premier League

Pentingnya Serangan Flank Kanan Newcastle dan Gol Woltemade

Share
Pentingnya Serangan Flank Kanan Newcastle dan Gol Woltemade
Share

Strategi Newcastle: Mengandalkan Lateralitas dan Penyerangan dari Sayap

Dalam pertandingan sore pada Sabtu lalu, Newcastle United terus menekan Chelsea hingga menghasilkan skor 2-2. Pesan bagi pemain sayap mereka sangat jelas—terus kirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti.

Gol Pembuka yang Emphatic

Gol pertama Newcastle dicetak oleh Nick Woltemade setelah bola rebound hasil umpan dari Jacob Murphy yang menemukan Anthony Gordon di tiang belakang. Sentuhan cermat dari pemain internasional Jerman itu mengarahkan umpan silang Gordon untuk membawa Newcastle memimpin 2-0 hanya dalam waktu 20 menit.

Statistik dan Adaptasi Permainan

Pengiriman bola dari sayap menjadi kunci keberhasilan awal Woltemade di Premier League. Musim ini, 31 persen dari upaya tembaknya dilakukan dengan kepala, meningkat signifikan dibandingkan dua musim penuh di Bundesliga yang masing-masing sebesar 25 persen (2024-25) dan 7 persen (2023-24).

Pemain berusia 23 tahun ini bukanlah seorang penyerang tengah tradisional, tetapi lebih sebagai penyerang hibrida yang bisa mundur dan bernaung dalam permainan. Dengan gaya bermain Newcastle, Woltemade telah beradaptasi dengan baik dalam skema tim.

Data menunjukkan betapa pentingnya pengiriman bola dari sayap dalam permainan Newcastle. Hanya Nottingham Forest yang rata-rata mengirim lebih banyak umpan silang dalam permainan terbuka daripada 16,8 per 90 menit yang dilakukan Newcastle, dengan tidak ada tim lain yang menciptakan lebih banyak peluang di tiang belakang daripada 23 umpan.

Pengiriman bola yang cepat juga mengambil peran signifikan. Meskipun Murphy mungkin tidak dipandang setinggi pemain sayap lainnya di Eropa, dia adalah anggota berharga dalam skuad Eddie Howe. Di antara pemain yang mencatat lebih dari 900 menit di Premier League sejak awal musim lalu, tidak ada yang rata-rata lebih tinggi dari lima umpan silang terbuka per 90 menit yang dibuat oleh Murphy.

Baca juga:  FPL | Kapten Bruno Fernandes, pilih Nico O'Reilly & Hugo Ekitike!

Perbandingan dengan Pemain Lain

Sebagai pemain dengan kaki yang lebih kuat di sisi kanan, profil Murphy berbeda dari Gordon atau Harvey Barnes yang menggunakan kaki kanan di sisi kiri. Sementara itu, pemain ambipedal seperti Anthony Elanga lebih berfokus pada dribbling ketimbang umpan silang.

Gordon dan Barnes memiliki pengiriman yang sangat baik dengan kaki kiri, namun bola yang mereka kirim mungkin tidak memiliki kecepatan dan trajektori yang sama dengan umpan dari Murphy. Hal ini terlihat jelas ketika membandingkan data kontribusi setiap pemain dalam membawa bola ke dalam kotak.

Perbandingan dengan tim lain di Premier League menunjukkan bahwa Newcastle memiliki dominasi yang tinggi dalam umpan silang dari sisi kanan, mencapai 59 persen, di mana hanya Tottenham Hotspur yang lebih tinggi. Dengan adanya umpan berbahaya dari bek sayap seperti Kieran Trippier dan Tino Livramento, wajar jika Howe lebih memilih sisi ini dalam bermain.

Pentingnya Umpan Awal

Tendensi Murphy untuk mengoper bola dengan cepat menjadi faktor penting dalam menemukan rekannya. Dalam contoh melawan Manchester City, Murphy mengoper bola setelah satu sentuhan yang menyudutkan di titik penalti. Kecepatan pengiriman ini memudahkan Woltemade untuk menemukan celah di antara bek tengah City sebelum mereka sepenuhnya terorganisasi.

Umpan dengan kaki kanan juga membuat kiper lawan sulit untuk mengklaim bola, dibandingkan dengan umpan silang dari sayap yang terbalik.

Umpan awal ini merupakan faktor kunci yang membantunya meraih gol perdana di Premier League melawan Wolverhampton Wanderers pada bulan September. Sebagai bukti, tidak ada pemain lain yang lebih aktif memberikan assist kepada Alexander Isak selama waktunya di klub, dengan sembilan assist yang diberikan oleh Murphy.

Baca juga:  Nico O'Reilly: Jagoan City Ciamik, Jadi Kunci Juara!

Keinginan Murphy untuk langsung mengirimkan umpan menjadikannya seolah-olah seorang bek sayap yang overlapping. Melawan Chelsea, Murphy menyinkronkan langkahnya dengan pass dari Bruno Guimaraes untuk mengirimkan umpan pertama yang sayangnya terhalang oleh Marc Cucurella.

Kesimpulan

Woltemade tampaknya lebih menyukai umpan dari Murphy dibandingkan Elanga dari sisi kanan. Elanga yang cepat seringkali memilih untuk mengelabui lawan sebelum mengirimkan umpan, namun itu kadang membingungkan rekan-rekannya juga.

Ketidakpastian dalam pengiriman bisa membuat Woltemade harus menyesuaikan diri, sehingga makes his runs less effective. Dengan 92 persen tembakan dalam permainan terbuka adalah upaya pertama, rasio ini jauh lebih tinggi dibandingkan saat di Bundesliga yang hanya 63 persen (2024-25) dan 36 persen (2023-24).

Secara keseluruhan, Woltemade telah memulai kariernya di Newcastle dengan cukup baik, meskipun satu gol bunuh diri melawan Sunderland menjadi pengecualian. Dengan performa yang semakin baik, tim lawan harus diingatkan dengan satu strategi sederhana: jika tidak bisa menghentikannya, hentikan umpan silang.

(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Statistik & Pertemuan Crystal Palace U21 vs Arsenal U21 di Premier League 2

Dalam pertemuan menarik di Premier League 2, Crystal Palace U21 dan Arsenal...

Leeds Utd Raih Kemenangan Bersejarah atas Man Utd di Premier League!

Leeds United mencetak sejarah dengan meraih kemenangan fenomenal atas Manchester United di...

Leeds Ciptakan Kejutan, Kalahkan Man United di Premier League!

Leeds menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Manchester United di Premier League, menunjukkan...

Chelsea Terkubur 0-3 oleh Manchester City: Siapa yang Terluka?

Chelsea mengalami kekalahan telak 0-3 dari Manchester City. Permainan buruk dan cedera...