Home Sepakbola Inggris Premier League Pochettino: Rindu Premier League, saatnya untuk reset kultur di AS!
Premier League

Pochettino: Rindu Premier League, saatnya untuk reset kultur di AS!

Share
Pochettino: Rindu Premier League, saatnya untuk reset kultur di AS!
Share

Pochettino Memimpin Timnas AS Menuju Piala Dunia 2026

Pada September 2024, Mauricio Pochettino diberi tanggung jawab untuk memimpin tim nasional Amerika Serikat dalam persiapan Piala Dunia 2026 yang akan mereka co-host bersama Kanada dan Meksiko. Namun, perjalanan Pochettino tidak selalu mulus.

Hasil Pertandingan yang Beragam

Dari total 20 pertandingan yang dijalani, Pochettino berhasil meraih 11 kemenangan. Walau begitu, kekalahan dari tim seperti Meksiko (dua kali), Panama, Kanada, Turki, Swiss, dan Korea Selatan telah menuai kritik. Pendekatan manajerialnya juga menemui tantangan dalam mengubah budaya dan pola pikir para pemain.

Tantangan di Lapangan dan Dukungan Penggemar

Pochettino juga merasakan frustrasi ketika tiba di pertandingan kandang dan mendapati dukungan dari pengunjung yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan penggemar tim tuan rumah. Semua ini terjadi di tengah prosesnya untuk beradaptasi dengan tuntutan yang berbeda sebagai pelatih timnas.

Pola Kerja Pelatih Internasional

“Intensitasnya sangat berbeda karena Anda harus hadir beberapa hari untuk mempersiapkan pertandingan, bermain, lalu mempersiapkan lagi untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Pochettino. Ia menambahkan bahwa setelah November, akan ada jeda tiga bulan sebelum pertandingan selanjutnya, yang membuatnya merasa kurang berinteraksi dan mengembangkan pemain.

Sejarah Timnas dan MLS

Timnas AS hanya pernah mencapai perempat final Piala Dunia sekali, yaitu pada tahun 2002. Major League Soccer (MLS) telah berkembang pesat sejak didirikan pada 1995, dan kedatangan Lionel Messi pada 2023 menjadi bukti nyata dari perubahan signifikan dalam olahraga ini di Amerika.

Pengaruh Pemain Bintang

Pochettino berpendapat bahwa kehadiran pemain seperti Messi membantu menarik minat anak-anak untuk bermain sepak bola. “Anak-anak kini tidak hanya ingin bermain bola basket atau American football, tetapi juga sepak bola,” tambahnya. Ia mencatat bahwa pihak manajemen tim meminta agar istilah “soccer” digunakan untuk menghindari kebingungan publik.

Baca juga:  Arsenal Hadapi Bournemouth: Drama Transfer Semenyo Makin Memanas!

Pemahaman Budaya Sepak Bola

“Motivasi di sini sangat besar. Terkadang, saya merasa orang-orang tidak sepenuhnya memahami. Ada pelatih yang berkata, ‘Anda perlu tahu budaya pemain Amerika’. Saya katakan, ‘Tidak, saya tahu hal terpenting – budaya sepak bola. Kita perlu menerjemahkan budaya sepak bola kepada pemain Amerika’.” Pochettino juga percaya bahwa timnya sedang melakukan kemajuan besar dalam membangun pemahaman yang sama mengenai sepak bola.

Dampak Jangka Panjang

Pemahaman dan adaptasi terhadap budaya sepak bola yang lebih luas sangat penting menjelang Piala Dunia 2026. Dengan keinginan Pochettino untuk mengembangkan tim, harapan bisa ditumpukan pada peningkatan performa timnas AS dalam turnamen akbar yang akan datang.

(PL/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Inilah gol paling aneh di Premier League yang harus kamu ingat!

Dalam sejarah Premier League, beberapa gol aneh menciptakan momen tak terlupakan, dari...

Bruno Fernandes: Kunci Kesuksesan Manchester United di Premier League!

Bruno Fernandes menjadi pilar utama kesuksesan Manchester United di Premier League, dengan...

Menggali Kekuatan Liverpool U21 di Premier League 2!

Liverpool U21 menunjukkan potensi luar biasa di Premier League 2, dengan permainan...

Nonton Liverpool vs Qarabag FK: Streaming, TV, dan waktu kick-off!

Saksikan pertarungan seru antara Liverpool dan Qarabag FK! Dapatkan info streaming, siaran...