Minat Klub Eropa Terhadap Mantan Striker Tottenham
Salah satu mantan striker Tottenham Hotspur sedang menarik perhatian klub-klub di Premier League dan Eropa berkat kemampuan mencetak golnya.
Posisi yang seharusnya tidak memerlukan tambahan pemain bagi Tottenham Hotspur adalah lini depan mereka. Musim panas lalu, Mathys Tel dan Randal Kolo Muani telah bergabung dengan skuad utama, sehingga saat ini klub memiliki lima striker di lini depan.
Meski begitu, Dominic Solanke telah absen cukup lama karena cedera, dan Muani juga mengalami masa pemulihan yang sama. Selain itu, masa depan Richarlison masih terus menjadi tanda tanya, sementara Dane Scarlett, yang hanya mendapatkan sedikit menit bermain, dianggap tidak menjadi bagian penting oleh Thomas Frank.
Troy Parrott Menarik Minat Klub Liga Primer
Dengan kondisi ini, Tottenham mungkin akan mencari penyerang tengah lainnya dalam beberapa bulan ke depan. Salah satu opsi yang muncul adalah Troy Parrott, mantan pemain mereka yang kini menunjukkan performa menjanjikan.
Beberapa perwakilan klub dikabarkan akan menyaksikan laga kualifikasi Piala Dunia antara Republik Irlandia dan Hongaria pada hari Minggu mendatang untuk mengamati penampilan Parrott.
Pemain berusia 23 tahun ini menjadi bintang dalam kemenangan mengejutkan Irlandia atas Portugal dengan skor 2-0, di mana ia mencetak kedua gol untuk timnya. Sejauh ini, Parrott telah mencetak 13 gol dalam 14 penampilan di semua kompetisi bersama AZ Alkmaar musim ini.
Konteks Penting Mengenai Rekor Gol Parrott
Sejak meninggalkan Tottenham Hotspur, Parrott telah membuktikan diri sebagai penyerang yang potensial. Minat dari klub-klub Premier League untuk mendapatkan tanda tangannya menimbulkan pertanyaan apakah Spurs akan mempertimbangkan untuk memanggil kembali mantan pemain mereka ini.
Meskipun Parrott memiliki catatan gol yang bagus, sebagian besar golnya musim ini dicetak di babak kualifikasi Liga Konferensi melawan lawan-lawan yang kurang berkualitas. Bahkan di Eredivisie, persaingan untuk mencetak gol tidak terlalu ketat.
Meski ia berhasil mencetak dua gol melawan Portugal, tim yang lolos ke UEFA Nations League, satu pertandingan tidak bisa menjadi dasar untuk pengambilan keputusan. Sebagai perbandingan, Solanke mencetak 19 gol di Premier League sebelum bergabung dengan Spurs, namun masih kesulitan pada musim pertamanya di London Utara.
Walau Parrott berpotensi tumbuh menjadi striker yang baik, Tottenham perlu mempertimbangkan apakah ia sudah berada pada level yang mereka butuhkan.
Kesimpulan: Ketertarikan terhadap Troy Parrott menunjukkan dinamika yang menarik di skuat Tottenham. Dengan sejumlah striker yang tidak dalam performa terbaik akibat cedera dan masa depan yang belum pasti, Parrott bisa menjadi opsi menarik, meski evaluasi mendalam terhadap performa dan konsistensinya di level tertinggi tetap perlu dilakukan.
(PL/GN)
sumber : www.spurs-web.com
Leave a comment