Bruno Fernandes Siap Pecahkan Rekor Assist di Premier League
Bruno Fernandes tengah dalam jalur untuk memecahkan rekor pribadinya terkait jumlah assist terbanyak dalam satu musim Premier League. Namun, bagaimana ia dibandingkan dengan para legenda lainnya?
Seringkali dikatakan bahwa hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Namun, di balik setiap penyerang hebat, terdapat gelandang kreatif atau sayap yang memberikan peluang emas.
Dari David Silva hingga David Beckham, beberapa pemain ikonik di sejarah Premier League dikenal sebagai pencipta peluang. Pemain dengan assist terbanyak setiap tahun akan dianugerahi gelar Playmaker of the Season.
Saat ini, Fernandes berada di jalur untuk menyelesaikan musim dengan 14 assist. Meskipun demikian, jumlah tersebut hanya akan membuatnya terlewat dari pencapaian playmaking terbesar sepanjang masa.
Faktor Penilaian
- Assist dalam satu musim Premier League
- Jika ada kesamaan, pemain dengan jumlah gol lebih banyak dalam musim tersebut akan lebih diutamakan
David Beckham (1999–2000, Manchester United)
15 assist
Beckham menunjukkan kemampuan umpan terbaiknya saat United mengejar gelar di berbagai kompetisi. Ia dianggap sebagai pengumpan silang terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.
David Silva (2011–12, Manchester City)
15 assist
Silva dengan kontrol bola yang baik dan pemahaman ruang membantu timnya menghadapi pertahanan yang padat. Kritik akan fisiknya saat tiba di Manchester telah dibuktikan salah dengan penampilannya yang luar biasa.
Robert Pires (2001–02, Arsenal)
15 assist
Sebagai sosok kunci di tim Arsenal yang meraih Double, Pires menggabungkan gol, pergerakan, dan kreativitas dari sisi sayap, berkembang dalam sistem serangan fluid Wenger.
Eden Hazard (2018–19, Chelsea)
15 assist
Hazard menjadi pilar serangan Chelsea dengan kombinasi dribbling yang elit dan penciptaan peluang yang konsisten, menjadikannya salah satu legenda terbesar klub tersebut.
Kevin De Bruyne (2022–23, Manchester City)
16 assist
Pemain ini kemungkinan akan muncul dalam daftar ini lagi. Musim terburuknya di peringkat hanya terjadi karena kemitraannya dengan Erling Haaland.
Kevin De Bruyne (2017–18, Manchester City)
16 assist
Di musim Centurions, De Bruyne menggabungkan penciptaan peluang dengan kontribusi gol yang solid dari lini tengah, berperan penting dalam salah satu tim paling dominan dalam sejarah liga.
Eric Cantona (1992–93, Manchester United)
16 assist
Di musim perdana Premier League, Cantona langsung mencetak standar dengan menjadi ancaman utama bagi tim sekaligus memberikan assist yang tidak tertandingi.
Cesc Fàbregas (2007–08, Arsenal)
17 assist
Pada usia 20 tahun, Fàbregas mengendalikan lini tengah Arsenal selama masa tak terkalahkan, membuktikan dirinya sebagai salah satu bintang muda terbesar dari Spanyol.
Cesc Fàbregas (2014–15, Chelsea)
18 assist
Saat di Chelsea, Fàbregas mengutamakan penguasaan permainan dan tempo, menggantikan kecepatan yang mulai berkurang dengan kebijaksanaan di lapangan.
Kevin De Bruyne (2016–17, Manchester City)
18 assist
Di musim pertamanya di bawah Guardiola, De Bruyne beroperasi lebih maju dan memberikan kombinasi gol serta assist saat tim City menjadi lebih fluid.
Bruno Fernandes berpotensi bergabung dalam jajaran para playmaker terhebat dalam sejarah Premier League. Dengan semakin mendekati akhir musim, kita akan melihat apakah ia dapat mencatatkan namanya di antara para legendaris ini.
(PL/GN)
sumber : www.footballfancast.com
Leave a comment