Home Sepakbola Inggris Premier League 75% fans Premier League menolak penggunaan VAR, menurut survei FSA.
Premier League

75% fans Premier League menolak penggunaan VAR, menurut survei FSA.

Share
75% fans Premier League menolak penggunaan VAR, menurut survei FSA.
Share

Tanggapan Fans Terhadap VAR di Liga Premier Inggris

Survei yang dilakukan oleh Football Supporters’ Association (FSA) menunjukkan bahwa 75% penggemar menolak penggunaan video assistant referee (VAR) di Liga Premier Inggris.

Hasil Survei

Kira-kira 8.000 pendukung dari 20 tim teratas berpartisipasi dalam survei ini, dan hasilnya menunjukkan mayoritas besar tidak setuju dengan sistem VAR.

  • 90% responden merasa bahwa kehadiran VAR tidak meningkatkan pengalaman saat menonton pertandingan.
  • 91% percaya bahwa teknologi ini mengurangi momen spontan saat merayakan gol.

Pandangan Penggemar

Hanya 21% responden yang setuju bahwa VAR sebaiknya digunakan untuk memverifikasi pemberian tendangan pojok. Sistem ini direncanakan akan diuji coba pada Piala Dunia 2026 mendatang.

FSA menyampaikan kepada BBC Sport bahwa banyak penggemar menginginkan penghapusan VAR karena frustrasi terhadap keterlambatan dalam pengambilan keputusan serta ketepatan dan kurangnya spontanitas dalam merayakan gol.

Peluang Penghapusan VAR

Meskipun ketidakpuasan terhadap sistem VAR sangat luas, kemungkinan untuk menghapusnya dari Liga Premier Inggris tampaknya kecil.

Untuk VAR dapat dihapus, 14 dari 20 klub teratas harus memberikan suara menolaknya. Namun, kemungkinan ini tidak tinggi karena sebagian besar tim cenderung setuju untuk mempertahankan sistem saat ini. Pada tahun 2024, 19 dari 20 klub Liga Premier memilih untuk Melanjutkan penggunaan VAR, sementara hanya Wolverhampton Wanderers yang memberikan suara menolak.

Menuju Perubahan

Skenario yang lebih mungkin adalah penambahan perubahan untuk meningkatkan cara teknologi ini digunakan dalam pertandingan di masa depan.

Keputusan mengenai penggunaan VAR di Liga Premier tentu akan berdampak besar pada cara penggemar menikmati pertandingan, serta pada pengalaman pertandingan secara keseluruhan. Hal ini juga membuka peluang bagi perdebatan lebih lanjut dalam komunitas sepak bola mengenai teknologi dan tradisi dalam olahraga ini.

Baca juga:  Liverpool dan Tottenham incar bintang Leipzig, Yan Diomande!

(PL/GN)
sumber : sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Statistik Liga Utama Ghana: Kilas Balik Pertandingan Matchday 27!

Statistik Liga Utama Ghana menunjukkan persaingan sengit pada Matchday 27, dengan tim-tim...

Arsenal: Pemain yang Mundur dari Tugas Internasional dan Masalahnya!

Arsenal menghadapi dilema saat beberapa pemainnya mundur dari tugas internasional. Keputusan ini...

Chelsea Umumkan Hasil Keuangan Mengejutkan Usai Hukuman UEFA!

Chelsea baru saja mengumumkan hasil keuangan yang mengejutkan setelah hukuman UEFA, menunjukkan...

Rekor Premier League yang Bisa Dikejar Wolves dengan 21 Poin Tersisa!

Wolves memiliki peluang mengejar rekor Premier League dengan 21 poin tersisa di...