Manchester United Bidik Martin Odegaard, Arsenal Tertekan untuk Menjual
Manchester United dilaporkan mengincar Martin Odegaard, dan Arsenal berada di bawah tekanan untuk menjual. Pemain ini bisa menjadi bagian dari skuat yang dibangun dari penjualan pemain bintang.
Dikabarkan bahwa Arsenal bersedia melepas kapten mereka dengan harga sekitar £87 juta, sementara Manchester United sedang merencanakan masa depan tanpa Bruno Fernandes.
Gunners kemungkinan perlu menjual satu pemain inti musim panas ini dan bisa melakukannya setelah akhirnya meraih gelar juara.
Siapa pun yang meninggalkan Emirates berharap untuk bergabung dengan skuat yang berisi pemain terbaik yang pernah dibeli dari klub-klub juara Premier League.
PEMAIN KEEPER: Petr Cech (Chelsea ke Arsenal, 2015)
“Dia akan menyelamatkan 12 hingga 15 poin per musim,” ungkap kapten Chelsea John Terry mengenai dampak yang bisa diharapkan Arsenal dari Cech saat ia bersiap berpindah ke London utara pada 2015.
Arsenal selesai dengan 75 poin pada musim sebelumnya, kemudian mencatatkan masing-masing 71, 75, 63, dan 70 poin selama empat musim Cech di Emirates. Transfer senilai £10 juta ini membawa kesuksesan, termasuk satu FA Cup dan empat Golden Gloves dalam tiga musimnya sebagai starter.
BACK KANAN: William Gallas (Chelsea ke Arsenal, 2006)
Pindah dari Chelsea ke Arsenal pada 2006, Gallas menjadi pemain yang cukup kontroversial. Walaupun masa jabatannya di Emirates diwarnai oleh drama, ia diingat sebagai kapten yang divisif.
Gallas bahkan mengenakan nomor punggung 10 dan menjadi pencetak gol ketiga tertinggi Arsenal di babak semi-final Liga Champions 2009. Namun, ia kehilangan armband setelah mengkritik pemain muda di ruangan ganti, sebelum akhirnya pergi dengan cara yang cukup menghebohkan.
BACK TENGAH: Nathan Ake (Chelsea ke Bournemouth, 2017)
Di usia 31, Ake sudah mendapatkan banyak pengalaman di bawah pelatih kelas dunia, termasuk Pep Guardiola dan Antonio Conte. Meskipun memiliki empat medali juara Premier League, pemain ini tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain di Chelsea sebelum akhirnya bergabung dengan Bournemouth.
BACK TENGAH: Robert Huth (Chelsea ke Middlesbrough, 2006)
Setelah meraih medali juara Premier League kedua, Huth mencari tantangan baru dan bergabung dengan Middlesbrough. Walaupun mengalami cedera, ia berhasil memberikan kontribusi positif dalam pertahanan tim.
BACK KIRI: Oleksandr Zinchenko (Manchester City ke Arsenal, 2022)
Zinchenko adalah contoh pemain yang mengalami perubahan dalam gaya bermain yang sangat cepat. Kepindahannya membantu Arsenal menjadi pesaing gelar, meskipun ia menghadapi tantangan dengan peningkatan fisik dan kekuatan di Premier League.
RW: Cole Palmer (Manchester City ke Chelsea, 2023)
Pindah ke Chelsea, Palmer menjadi contoh dari kebijakan transfer klub yang ambisius. Dalam satu musim di Stamford Bridge, ia sudah melampaui penampilan yang pernah ia lakukan di Manchester City.
CM: N’Golo Kante (Leicester ke Chelsea, 2016)
Kante menjadi contoh sukses dalam dunia transfer, bergerak dari Leicester ke Chelsea dan langsung mengalami peningkatan signifikan dalam kariernya. Dengan harga £32 juta, transfer ini tercatat sebagai salah satu yang paling efisien dalam sejarah Premier League.
CM: Douglas Luiz (Manchester City ke Aston Villa, 2019)
Luiz menjadi bagian dari kebijakan transfer yang menguntungkan bagi Manchester City. Setelah dijual ke Aston Villa,ia berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dan kembali ke Villa Park setelah dipinjam.
LW: Damien Duff (Chelsea ke Newcastle, 2006)
Meskipun memiliki masa yang baik di Chelsea, Duff memutuskan untuk pindah ke Newcastle. Sayangnya, langkah ini diakhiri dengan relegasi, meskipun ia mendapatkan beberapa momen berharga.
CF: Teddy Sheringham (Manchester United ke Tottenham, 2001)
Sheringham yang sangat dihormati di Tottenham, kembali ke klub setelah mengumpulkan banyak trofi di Manchester United. Ia membantu Spurs mencapai final Piala Liga, meskipun tidak berhasil membawa pulang gelar tersebut.
CF: Dion Dublin (Manchester United ke Coventry, 1994)
Dublin, yang hanya bermain sedikit di Manchester United, pindah ke Coventry untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Di sana, ia berhasil mencetak lebih dari 60 gol dan berkontribusi besar bagi timnya selama beberapa musim.
Dengan upaya untuk mempertahankan daya saing, kepindahan pemain dari klub-klub juara ini menjadi sorotan penting bagi Arsenal dan Manchester United. Langkah-langkah strategis ini menunjukkan bagaimana kedua tim merencanakan masa depan mereka di kompetisi yang semakin ketat.
(PL/GN)
sumber : www.football365.com
Leave a comment